Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat: Guru Memiliki Peran Penting dalam Keberhasilan Kebijakan Pendidikan Gratis Nasional

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Pengamat: Guru Memiliki Peran Penting dalam Keberhasilan Kebijakan Pendidikan Gratis Nasional Doc: Freepik

JAKARTA - Pengamat Pendidikan, Doni Kusuma, menilai guru memiliki peran penting dalam keberhasilan kebijakan pendidikan gratis nasional. Menurut dia, kualitas pendidikan dasar perlu diperkuat agar kebijakan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

Doni mengatakan, persoalan pendidikan dasar harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam meningkatkan kemampuan akademik siswa Indonesia secara menyeluruh. Menurut dia, perbaikan perlu dimulai dari SD dan SMP karena keduanya menjadi fondasi menuju pendidikan Indonesia 2045 yang berkualitas.

"Guru jelas memiliki peranan penting, terutama pada tingkat pendidikan dasar, kkalau mau pendidikan 2045 bagus, SD dan SMP sekarang memang harus dibereskan terlebih dahulu sejak sekarang," kata Doni, Kamis (24/9).

Doni menilai pembiayaan negara perlu dipusatkan lebih pada guru, kualitas pembelajaran, serta sarana prasarana di jenjang pendidikan dasar. Menurut dia, penguatan sembilan tahun pendidikan dasar menjadi penting karena masih banyak daerah dan sekolah swasta yang kebingungan kini.

"Untuk SD, guru-gurunya harus guru baru yang fresh dan dididik secara khusus. Guru juga harus diseleksi secara khusus karena akan menentukan kualitas anak-anak Indonesia pada masa depan mereka nanti," ucap dia.

Doni menyoroti kondisi guru SD yang banyak mendekati masa pensiun, sementara penerimaan calon pegawai negeri sempat mengalami moratorium. Menurut dia, kondisi tersebut membuat banyak sekolah mengandalkan guru honorer yang juga membutuhkan penghargaan atas pengabdiannya selama ini mereka.

Ia menambahkan, jumlah sekolah calon keguruan di perguruan tinggi juga perlu diperhatikan agar kebutuhan tenaga pendidik tetap rasional. Menurut dia, pemerintah perlu menata kembali pendidikan calon guru supaya kebutuhan tenaga pendidik berkualitas dapat terpenuhi secara berkesinambungan nasional.

"Fokusnya mending sembilan tahun itu saja, karena sampai sekarang banyak daerah masih bingung dengan kebijakan pendidikan tersebut sekarang. Sekolah swasta juga bingung harus seperti apa dalam menghadapi kebijakan pendidikan gratis tersebut di daerah masing-masing," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.