Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemen PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 16:58 WIB | Oleh:
Kemen PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan Doc: Kementerian PU
Ket. Menteri PU Dody Hanggodo

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun sembilan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. Fasilitas pendidikan tersebut dirancang menampung 11.340 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas. Menurut dia, fasilitas tersebut juga menjadi investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia nasional.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Sembilan lokasi pembangunan tersebar di Makassar, Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, Barru, Takalar, Sinjai, dan Bone. Pembangunan tersebut dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan dengan progres fisik yang telah mendekati penyelesaian.

Secara keseluruhan, pembangunan tersebut menggunakan lahan seluas 69,92 hektare dengan luas bangunan sekitar 280.439 meter persegi. Paket pertama memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,301 triliun, sedangkan paket kedua mencapai Rp996,44 miliar.

Paket pertama mencakup lima lokasi dengan kapasitas 6.300 siswa dan progres fisik mencapai 95,21 persen per 21 September 2026. Lokasi tersebut berada di Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru.

Sementara paket kedua mencakup empat lokasi dengan progres fisik keseluruhan mencapai 98,28 persen. Tiga lokasi, yakni Makassar, Takalar, dan Sinjai, telah mencapai progres 100 persen, sedangkan pembangunan di Bone mencapai 93,45 persen.

Salah satu pembangunan Sekolah Rakyat yang ditinjau Menteri PU yakni di Kabupaten Barru pada Rabu (23/9). Sekolah tersebut berlokasi di Kecamatan Soppeng Riaja dengan lahan seluas 7,93 hektare.

Fasilitas pendidikan itu memiliki luas bangunan mencapai 27.474 meter persegi. Sekolah tersebut dirancang dengan kapasitas mencapai 1.260 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Kawasan pendidikan itu juga dilengkapi gedung pembelajaran untuk tiga jenjang pendidikan serta fasilitas hunian. Fasilitas pendukungnya mencakup asrama siswa, rumah susun (rusun) guru, kantin, dapur, gudang, dan gedung serbaguna.

Selain itu, tersedia juga rumah ibadah, guest house, serta fasilitas olahraga untuk menunjang aktivitas siswa. Adapun fasilitas olahraga pada beberapa lokasi mencakup lapangan bola, basket, voli, upacara, dan mini soccer.

Kementerian PU memastikan pembangunan terus berjalan sesuai target dan kebutuhan kawasan pendidikan terpadu. Fasilitas tersebut mencakup kebutuhan pembelajaran, hunian siswa dan guru, serta berbagai sarana pendukung lainnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Sekjen Desak Pengaturan “...
Advertisement
Fenomena "Sound Horeg" Seniman Jatim Akui Sekarang Sudah Kelewat Batas!

Fenomena "Sound Horeg" Seniman Jatim Akui Sekarang Sudah Kelewat Batas!

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.