Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti Ungkap Es Kutub Hilang 12,5 Triliun Ton dalam 50 Tahun

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Peneliti Ungkap Es Kutub Hilang 12,5 Triliun Ton dalam 50 Tahun Doc: NASA

JAKARTA - Peneliti mengungkap Greenland dan Antarktika kehilangan sekitar 12,5 triliun ton es sejak dekade 1970-an hingga 2023. Temuan tersebut berasal dari rekaman satelit terpanjang yang menghimpun data selama sekitar 50 tahun.

Mengutip Space.com, Kamis (24/9), data itu digunakan untuk memantau perubahan massa lapisan es di Greenland dan Antarktika. Penelitian internasional ini menggunakan data dari 42 survei satelit dan 27 misi satelit.

Data mencakup Greenland sejak 1972 dan Antarktika sejak 1979 hingga 2023. Sehingga, memberikan gambaran paling lengkap mengenai kehilangan es kutub dalam lima dekade terakhir.

Rekaman tersebut dikenal sebagai Ice Sheet Mass Balance Inter-comparison Exercise atau IMBIE. Analisis menunjukkan, kehilangan es Greenland dan Antarktika berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut lebih dari tiga sentimeter.

Peneliti Northumbria University, Inès Otosaka, mengatakan sebagian besar kehilangan es terjadi karena gletser mengalir semakin cepat menuju laut. Sebanyak 84 persen kehilangan es berasal dari percepatan aliran gletser, sedangkan 16 persennya disebabkan pencairan es di permukaan.

Menurut Otosaka, temuan itu menunjukkan pemanasan laut turut memengaruhi dinamika lapisan es dalam jangka panjang. Perubahan tersebut semakin terlihat sejak dekade 1990-an ketika laju kehilangan es mulai meningkat.

Adapun, di Greenland, kehilangan es pada dekade 1980-an mencapai sekitar 66 miliar ton per tahun. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 291 miliar ton per tahun pada dekade 2010-an.

Sementara itu, di Antarktika, kehilangan es mencapai sekitar 53 miliar ton per tahun pada dekade 1980-an. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar 222 miliar ton per tahun pada dekade 2010-an. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.