Penonton MotoGP Mandalika Ditargetkan Tembus 140 Ribu, Bisakah Itu Dicapai?
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 00:13 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan jumlah penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 bisa tembus di angka 140 ribu orang.
Asisten 2 Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Lalu Moh Faozal, mengatakan target jumlah 140 ribu penonton itu selama tiga hari pelaksanaan MotoGP.
"Target kita 65 ribu pada hari puncak. Total tiga hari sekitar 140 ribu. Itu target," ujarnya di Mataram, Senin.
Ia menjelaskan target jumlah penonton ini merujuk pada tren pelaksanaan MotoGP tahun sebelumnya. Terlebih lagi, penjualan tiket sudah dari jauh-jauh hari dilakukan.
"Karena lebih awal tiket ini dipublis kita berharap lebih baik," kata Faozal.
Faozal, menegaskan penjualan tiket ini akan terus dipantau perkembangannya, sehingga bisa dilihat sesuai dengan target yang diharapkan.
Diketahui jumlah penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika sejak pertama kali digelar tahun 2022 terus meningkat. Pada tahun 2022, jumlah penonton tercatat sebanyak 102.801 orang, tahun 2023 sebanyak 102.929 orang. Tahun 2024 sebanyak 121.252 orang, dan tahun 2025 sebanyak 140.324 orang.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, mengakui dalam menghadapi MotoGP tahun ini sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh Pemprov NTB. Khusus, terkait tiket pemerintah akan mendorong penyelenggara untuk memaksimalkan penjualan.
"Karena ini berkaitan dengan strategi, tentu ada langkah-langkah persiapan yang kita lakukan supaya di tahun kelima pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika ini bisa berjalan lancar dan sukses, mengingat sudah ada pengalaman dari yang sudah-sudah," ujarnya.
Ia mengatakan dalam sisi pemasaran dan promosi khususnya yang berkaitan dengan tiket penonton, pihaknya bersama penyelenggara tentu harus dapat memastikan tiket yang dijual bisa laku di pasaran, sehingga berpengaruh pada jumlah penonton yang melihat ajang tersebut secara langsung di sirkuit.
"Untuk itu sistem penjualan didorong untuk berbasis digital, karena di era saat ini pembelian bisa lewat aplikasi atau platform sebagai metode utama yang diakses melalui handphone," kata Aulia.
Selain itu, Aulia mengatakan dalam sisi promosi, pihaknya akan memperkuat kanal-kanal yang akan dipakai memasarkan ajang tersebut, mulai dari media massa, media sosial, influencer, dan media digital lainnya untuk bisa menjangkau audiens bisa lebih luas.
"Proses digital akan optimalkan agar akses lebih mudah dan cepat bagi warga, sehingga target jumlah penonton yang sudah ditetapkan bisa tercapai," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!