Mega Buana Teknologi Gandeng BlueCat Networks, Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Digital Enterprise
📅 Senin, 03 Agu 2026, 20:02 WIB | Oleh: Haryo BronoPresident Director PT Mega Buana Teknologi, Yuwono Pranata, mengatakan peningkatan aktivitas digital perlu diikuti dengan penguatan ketahanan infrastruktur.
“Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mencatat sekitar 5,5 miliar upaya serangan siber sepanjang 2025. Kondisi ini semakin menegaskan pentingnya bagi perusahaan untuk membangun infrastruktur digital yang lebih resilien seiring dengan terus berkembangnya operasional digital,” ujar Yuwono.
Menurut dia, kemitraan dengan BlueCat Networks menjadi bagian dari upaya MBT membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan jaringan sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur digital.
“Melalui kemitraan dengan BlueCat Networks, Mega Buana Teknologi membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan jaringan sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur digital untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam konteks tersebut, pengelolaan DNS, DHCP, dan IPAM menjadi salah satu komponen penting. Ketiga fungsi tersebut merupakan bagian fundamental dalam operasional jaringan karena berhubungan dengan identitas, alamat, serta komunikasi perangkat di dalam infrastruktur perusahaan.
Unified DDI Satukan Pengelolaan Jaringan
Kemitraan MBT dan BlueCat Networks mengandalkan pendekatan Unified DDI, yang mengintegrasikan DNS, DHCP, dan IPAM dalam satu platform terpusat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam praktik pengelolaan jaringan tradisional, berbagai fungsi tersebut dapat dikelola melalui sistem, perangkat, atau bahkan tim yang berbeda. Kondisi tersebut berpotensi membuat visibilitas jaringan menjadi terfragmentasi.
Pendekatan Unified DDI memungkinkan perusahaan mengelola layanan inti jaringan melalui satu platform. Dengan demikian, informasi mengenai infrastruktur jaringan dapat dikelola secara lebih terpusat.
Sentralisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan visibilitas terhadap kondisi jaringan, menyederhanakan operasional, serta meningkatkan konsistensi pengelolaan ketika infrastruktur perusahaan berkembang.
Bagi perusahaan yang menjalankan lingkungan hybrid dan multi-cloud, kemampuan tersebut menjadi semakin relevan karena infrastruktur digital tidak lagi berada dalam satu lingkungan fisik.
Regional Sales Director BlueCat Networks, Jessy Khoo, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar yang memiliki potensi pertumbuhan bagi solusi pengelolaan jaringan enterprise.
“Indonesia merupakan salah satu pasar yang terus berkembang, dan kami melihat pentingnya bekerja sama dengan mitra yang memahami kebutuhan serta dinamika pasar di sini,” ujar Jessy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!