Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BDx Mulai Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 11:15 WIB | Oleh:
BDx Mulai Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi Pusat Data — BDx Data Centers memulai pembangunan pusat data AI di Jatiluhur, Jawa Barat, dengan kapasitas kawasan mencapai 640 MW. Tahap awal proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 guna mendukung kebutuhan komputasi berdensitas tinggi di Indonesia.

JAKARTA — Pembangunan infrastruktur pusat data untuk mendukung kebutuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) di Indonesia memasuki tahap baru. BDx Data Centers resmi memulai pembangunan AI Campus 2 atau CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat, yang dirancang memiliki kapasitas hingga 640 megawatt (MW).

Seremoni groundbreaking proyek tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, bersama jajaran pimpinan BDx Data Centers dan BDx Indonesia. CGK4 dirancang sebagai kawasan pusat data yang ditujukan untuk menangani beban kerja AI dengan kebutuhan komputasi berdensitas tinggi. Kawasan tersebut akan dikembangkan secara bertahap dalam kurun waktu sekitar tiga tahun.

Dukungan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu bagian penting dari proyek ini. BDx menyebut CGK4 memperoleh kapasitas listrik jaringan sebesar 845 MVA dari PT PLN (Persero). Kapasitas tersebut merupakan bagian dari pasokan listrik lebih dari 1,2 GVA yang telah diamankan BDx untuk seluruh kawasan pusat data siap-AI (AI-ready) miliknya di Indonesia.

Pembangunan CGK4 dimulai dari Gedung 1 yang merupakan tahap pertama dari enam gedung yang direncanakan berdiri di kawasan tersebut. Gedung pertama ini akan memiliki kapasitas IT hingga 120 MW yang dibangun secara bertahap, dengan fase pertama yang telah dikontrak ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Salah satu keunggulan teknis fasilitas tersebut adalah penggunaan sistem pendinginan cair langsung ke cip atau direct-to-chip liquid cooling. Teknologi ini dirancang untuk menangani kebutuhan pendinginan komputasi berdensitas tinggi, termasuk mendukung hingga 500 kilowatt (kW) per rak untuk generasi akselerator AI saat ini maupun di masa depan.

Lokasi CGK4 berada sekitar lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur. Untuk memenuhi kebutuhan energi, fasilitas tersebut akan memperoleh pasokan listrik melalui PLN dalam sistem jaringan listrik nasional. Di samping itu, BDx juga tengah menjajaki jalur energi rendah karbon, termasuk kemungkinan pemanfaatan tenaga air bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta (PJT) sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

CGK4 sebelumnya telah mengantongi sertifikasi dalam program Nvidia DGX-Ready Colocation Data Center pada April 2025. Sertifikasi tersebut menegaskan kesiapan fasilitas pusat data dalam mendukung infrastruktur komputasi Nvidia DGX. Kehadiran proyek ini pun langsung menarik minat dari sejumlah hyperscaler, perusahaan teknologi global, penyedia layanan cloud berbasis AI, hingga korporasi yang membutuhkan kapasitas pusat data berstandar tinggi di Asia Tenggara.

CEO BDx Data Centers, Mayank Srivastava, mengatakan bahwa pembangunan CGK4 merupakan wujud komitmen investasi jangka panjang perusahaan dalam menyediakan infrastruktur penunjang ekosistem AI di Indonesia.

“Indonesia tengah memasuki fase baru pembangunan digital dan AI, dan CGK4 merupakan investasi jangka panjang pada infrastruktur yang dibutuhkan pada fase tersebut. Kawasan ini menjadi jangkar bagi ekosistem AI yang tumbuh di Jawa Barat: kapasitas berdensitas tinggi yang dapat diskalakan dan dibangun untuk membawa beban kerja AI tingkat lanjut ke tahap produksi lebih cepat, dengan jalur yang andal bagi pelanggan seiring meningkatnya permintaan,” ujar Mayank.

CGK4 sendiri merupakan bagian dari ekspansi infrastruktur pusat data BDx yang didukung oleh fasilitas pinjaman senilai US$320 juta yang diperoleh perusahaan pada 2026. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menambahkan bahwa pembangunan CGK4 diarahkan untuk menghadirkan kedaulatan data dan kapasitas komputasi AI di dalam negeri.

“Hal ini memungkinkan perusahaan lokal, instansi pemerintah, dan pengembang menjalankan beban kerja AI tingkat lanjut di dalam negeri, sekaligus menciptakan lapangan kerja terampil dan nilai jangka panjang di Jawa Barat,” kata Agus.

Di Indonesia, platform BDx mencakup tiga kawasan utama yang berfokus pada kebutuhan infrastruktur AI, yakni AI Campus 1 (CGK3/3A), AI Campus 2 (CGK4), dan AI Campus 3 (CGK5). Dengan total kapasitas kawasan mencapai 640 MW, pengoperasian fasilitas ini akan dilakukan secara bertahap seiring dengan perkembangan pembangunan fisik serta kapasitas yang telah diserap oleh para mitra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
BDx Mulai Bangun Pusat Data...
Megapolitan
Atasi Kekeringan, BPBD Jaka...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.