Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Akan Beri Beasiswa hingga Peluang Kerja di Jepang bagi Atlet Porprov

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 13:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Akan Beri Beasiswa hingga Peluang Kerja di Jepang bagi Atlet Porprov Doc: ANTARA
Ket. Atlet asal Kota Tangerang saat meraih juara POPDA di Cilegon beberapa waktu lalu. Pemkot Tangerang target mempertahankan juara umum Porprov yang digelar di Tangerang Selatan bulan November.

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, telah menyiapkan bonus berupa uang, beasiswa kuliah gratis sampai lulus, peluang kerja di Jepang hingga menjadi pelatih cabang olahraga, bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten, November 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, di Tangerang, Rabu (23/9), mengatakan langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dan perhatian penuh Pemkot kepada atlet yang berprestasi.

Upaya konkret itu, kata Kaonang, dilakukan bukan hanya untuk pendidikan para atelt tetapi juga masa depan pekerjaannya setelah purna sebagai atlet.

Maka itu, Dispora mengajak seluruh atlet untuk fokus pada kesungguhan latihan, kedisiplinan, serta menjaga kekompakan tim tanpa perlu meragukan apresiasi dari pemerintah daerah. Pemkot Tangerang menjanjikan bonus uang tunai yang nilainya diproyeksikan lebih tinggi dari Porprov edisi sebelumnya.

"Pada POPDA lalu untuk peraih emas tunggal saja kami berikan Rp25 juta. Untuk PORPROV nanti, atas persetujuan Bapak Wali Kota, bonus emas tunggal pasti akan lebih tinggi lagi," tegasnya.

Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan. Kota Tangerang, menerjunkan kekuatan penuh dengan total keseluruhan kontingen mencapai 1.266 orang, termasuk manajer, pelatih, asisten pelatih dan ofisial.

Dari total 60 cabor yang dipertandingkan pada PORPROV mendatang, Kota Tangerang dipastikan akan berlaga di 59 cabor. Jumlah partisipasi itu meningkat signifikan dibandingkan PORPROV sebelumnya yang hanya diikuti 47 cabor.

"Jadi memang kita hanya satu saja yang tidak bisa ikut, yaitu cabor selam. Kita belum ada organisasinya dan belum ada atletnya, serta memang belum ada tempat yang representatif untuk venue menyelam di Kota Tangerang ini," katanya.

Guna mengoptimalkan persiapan dan pendampingan, Pemkot Tangerang menerapkan program inovatif berupa keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai "Ayah Angkat" atau pembina bagi setiap cabor.

"Istimewanya kalau di Kota Tangerang cabornya itu istimewa kita punya ayah angkat. Jadi semua cabor ada OPD yang menjadi ayah angkat pembinanya, untuk mendorong menyemangati supaya cabor tersebut bisa benar-benar siap bertanding," tambah Kaonang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.