Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB, Trump Berharap Ada Kesepakatan dengan Iran sebelum Terlambat
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 13:00 WIB | Oleh: Tim PenulisNEW YORK – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (22/9), berharap kesepakatan dengan Iran dapat dicapai sebelum semuanya “terlambat”.
Trump mengatakan dirinya harus memutuskan apakah akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau “membinasakan” Republik Islam tersebut.
“Semoga mereka melakukan hal yang benar dengan cepat sebelum terlambat. Anda tahu akan ada saat ketika semuanya sudah terlambat,” kata Trump di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB.
Presiden AS itu menambahkan bahwa Amerika Serikat sepenuhnya mengisolasi Iran secara finansial dan memberikan tekanan terhadap Teheran sebagai bagian dari Operasi Economic Outcast.
Pada akhir Agustus, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memaparkan Operasi Economic Outcast.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kampanye isolasi yang menargetkan Iran dan negara-negara yang mendukungnya itu dimaksudkan untuk memblokir setiap sumber pendapatan potensial yang mendanai Teheran.
Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan setimpal. Setelah berbulan-bulan saling serang, pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum mengenai penghentian permusuhan.Namun, aksi saling serang kembali berlanjut tidak lama kemudian.
Saat ini, konflik tersebut masih belum terselesaikan. Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonominya terhadap Republik Islam dalam upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan tekanan finansial tambahan bagi Teheran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!