Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Pengembangan Pariwisata, Kota Padang Menuju Kota Gastronomi dan Budaya

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 13:16 WIB | Oleh:
Perkuat Pengembangan Pariwisata, Kota Padang Menuju Kota Gastronomi dan Budaya Doc: antara foto
Ket. Pemkot Padang perkuat pengembangan pariwisata.

PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), melalui Dinas Pariwisata Kota Padang memperkuat pemasaran pariwisata melalui pengembangan branding Kota Padang sebagai kota gastronomi serta penguatan atraksi seni dan budaya di kawasan Kota Tua.

"Kita terus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Padang, baik dari sisi kuliner maupun seni dan budaya. Potensi tersebut kita kemas menjadi daya tarik wisata, sehingga dapat memperkuat promosi Kota Padang kepada wisatawan," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Padang Ashari Hidayat, di Padang, Rabu (23/9).

Menurut dia, upaya memperkenalkan Kota Padang sebagai kota gastronomi telah dilakukan selama dua tahun terakhir dengan mengangkat kekayaan kuliner dan potensi gastronomi yang dimiliki daerah ini.

Ia menyebut Kota Padang tercatat masuk ke dalam daftar enam besar UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Bersaing di sektor gastronomi, Kota Padang bersanding dengan Kota Batu dan Kota Pangkal Pinang.

Dia berharap Kota Padang dapat terpilih sebagai perwakilan Indonesia, sehingga peluang untuk memperkenalkan potensi gastronomi daerah ini pada tingkat internasional semakin terbuka.

"Kita mengupayakan proses yang sedang dijalani ini dapat membawa Kota Padang menjadi perwakilan Indonesia di bidang gastronomi, sehingga kekayaan kuliner daerah dapat diperkenalkan ke tingkat yang lebih luas," ujarnya.

Selain penguatan branding gastronomi, Dinas Pariwisata Kota Padang juga memfokuskan promosi pada kawasan Kota Tua yang saat ini tengah menjalani proses revitalisasi.

Ia mengatakan kawasan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pariwisata, karena tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menyimpan keberagaman budaya yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

"Kota Tua kita jadikan salah satu ruang untuk menghadirkan kembali berbagai kesenian dan budaya yang ada di Kota Padang. Jadi, wisatawan tidak hanya menikmati kawasan bersejarah, tetapi juga bisa melihat langsung keberagaman budaya masyarakat kita," kata dia.

Ia menyatakan untuk mendukung promosi kawasan itu, Pemkot Padang melalui Dinas Pariwisata Kota Padang mengadakan agenda rutin yaitu penyelenggaraan pertunjukan seni dan budaya setiap malam Minggu.

Rangkaian pertunjukan tersebut diisi dengan berbagai penampilan seni, mulai dari home band, solo song, tari tradisional hingga tari modern.

Dia mengatakan penyelenggaraan pertunjukan secara rutin dimaksudkan agar wisatawan memiliki pilihan atraksi yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke kawasan Kota Tua.

"Dengan adanya pertunjukan yang digelar secara berkala, kami ingin memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan saat berada di Kota Tua. Mereka bisa menikmati suasana kawasan sekaligus menyaksikan berbagai kesenian yang ditampilkan,” kata dia lagi.

Menurut dia, dengan adanya pertunjukan yang digelar secara berkala, wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati suasana kawasan, tetapi juga dapat mengenal seni dan budaya yang berkembang di Kota Padang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.