Perkuat Ekosistem Perkeretaapian yang Berkelanjutan
📅 Jumat, 31 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDi sisi lain pertumbuhan pada berbagai layanan menunjukkan bahwa kebutuhan pelanggan semakin beragam. Kereta api digunakan untuk bekerja, sekolah, perjalanan keluarga, wisata, perjalanan bisnis, akses bandara, hingga perjalanan lanjutan dengan antarmoda.
KAI Group terus memperkuat layanan sesuai karakter pelanggan di masing-masing segmen. Ada pelanggan komuter yang membutuhkan ketepatan dan kapasitas, pelanggan antarkota yang membutuhkan kenyamanan, pelanggan wisata yang mencari pengalaman perjalanan, serta masyarakat daerah yang membutuhkan transportasi publik yang terjangkau.
Menyinggung soal keselamatan, langkah seperti apa yang diambil KAI dalam menjamin penguatan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus perlindungan bagi masyarakat di sekitar jalur kereta?
Dari sisi keselamatan, KAI telah menyelesaikan penutupan 172 perlintasan prioritas pada semester I 2026. Langkah penutupan ini dilakukan pada titik-titik prioritas yang memiliki risiko keselamatan, khususnya perlintasan sebidang yang perlu ditata agar perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang saat ini menjadi salah satu fokus utama KAI. Langkah tersebut berangkat dari kebutuhan untuk menekan risiko kecelakaan yang masih terjadi di perlintasan sebidang.
KAI menjalankan upaya penutupan tersebut melalui koordinasi dengan regulator, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Keselamatan sendiri menjadi prioritas utama dalam setiap layanan KAI. Penutupan 172 perlintasan prioritas merupakan langkah penting untuk menekan potensi risiko di jalur kereta api. KAI akan terus memperkuat koordinasi agar penataan perlintasan berjalan baik dan memberi perlindungan lebih besar bagi masyarakat.
Perlintasan sebidang mungkin hanya dilalui dalam beberapa detik. Namun di titik itulah keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan pengguna jalan bertemu dalam ruang yang sama. Ketika disiplin berlalu lintas melemah atau fasilitas pengamanan belum memadai, risiko kecelakaan dapat muncul dalam waktu yang sangat singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, penanganan perlintasan sebidang menjadi salah satu pekerjaan yang terus dipercepat dalam pembangunan transportasi nasional. Upaya ini bertujuan mengurangi titik-titik risiko yang selama bertahun-tahun menjadi penyebab kecelakaan di jalur rel dan jalan raya.
KAI baru-baru ini membuat terobosan dengan meluncurkan Kereta Petani Pedagang. Bisakah Anda paparkan penguatan layanan yang dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat ini?
Kereta Petani Pedagang merupakan karya Balai Yasa Surabaya Gubeng yang disiapkan untuk memberi ruang perjalanan lebih tertata bagi petani, pedagang, dan masyarakat yang membawa hasil bumi maupun barang dagangan. Layanan ini mendukung pelanggan yang menggantungkan mobilitas hariannya pada kereta api untuk bekerja, berdagang, dan menjalankan aktivitas ekonomi keluarga.
Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak misalnya telah melayani 26.074 pelanggan sepanjang Januari–Juni 2026. Sejak melayani lintas tersebut pada 1 Desember 2025, layanan ini telah dimanfaatkan 30.189 pelanggan.
Kereta Petani Pedagang dan Kereta Ekonomi Kerakyatan lahir dari kebutuhan masyarakat yang sangat riil. Ada pelanggan yang membawa hasil produksi, barang dagangan, perlengkapan usaha, dan kebutuhan perjalanan harian. KAI ingin layanan seperti ini terus memberi ruang yang tertib, aman, dan bermanfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!