Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DVI Percepat Identifikasi Korban KM Virgo, Keluarga Diminta Siapkan Data Pendukung

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 02:08 WIB | Oleh:
DVI Percepat Identifikasi Korban KM Virgo, Keluarga Diminta Siapkan Data Pendukung Doc: Antara foto
Ket. Anggota Tim DVI Polda Kalsel dokter Supriadi (kanan) memberikan keterangan terkait hasil identifikasi korban meninggal dunia dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (19/9) malam.

BANJARMASIN - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan meminta keluarga korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang belum memberikan informasi segera menyampaikan data keluarga korban yang hilang untuk membantu proses identifikasi lancar.

Anggota Tim DVI Polda Kalsel dokter Supriadi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima lebih dari 100 data antemortem dari pihak keluarga baik di Pelabuhan Trisakti maupun dari sejumlah rumah sakit melalui posko antemortem.

“Keluarga korban yang belum memberikan informasi terkait keluarga atau korban yang hilang, termasuk jika ada korban temuan baru, bisa segera menyampaikan data-data di Posko Ante Mortem kami di Pelabuhan Trisakti dan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” kata Supriadi.

Pada Sabtu (19/9), Tim DVI Polda Kalsel berhasil mengidentifikasi tiga korban meninggal dunia, setelah sebelumnya enam korban telah diidentifikasi, sehingga seluruh korban meninggal yang ditemukan tim SAR gabungan telah berhasil diidentifikasi.

Hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu malam, pukul 21.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 117 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia, sementara masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita hingga akhirnya ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Ilmuwan Temukan Spesies Kucing Liar Misterius di Bolivia

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Ilmuwan Temukan Spesies Kuc...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.