Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Koordinasi Lintas Instansi untuk Atasi Banjir

📅 Senin, 09 Mar 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Koordinasi Lintas Instansi untuk Atasi Banjir Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jakarta menegaskan bahwa perlu koodinasi lintas instansi untuk mengatasi banjir. Seperti diketahui, Jakarta dikepung banjir pada hari Sabtu dan Minggu kemarin. Sebab dua hari itu, curah hujan sangat tinggi.

Selain itu, Pemprov tetap mewaspadai potensi banjir kiriman kalau curah hujan di hulu tinggi seperti di Bogor. Antisipasi dilakukan dengan mengoperasikan ratusan pompa air di sejumlah titik rawan genangan.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di Jakarta pada hari Minggu (8/3) tercatat sangat tinggi, mencapai 264 milimeter per hari. Intensitas hujan yang juga tinggi di wilayah hulu membuat potensi aliran air menuju Jakarta meningkat.

“Karena di atas, di Bogor curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta,” kata Pramono di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu. Dia menjelaskan, sejak Sabtu (7/3) malam pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, terutama Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk mengantisipasi dampak banjir kiriman tersebut.

Langkah yang dilakukan antara lain mengoperasikan pompa air di sejumlah lokasi rawan genangan guna mempercepat pembuangan air ke saluran pengendali banjir. Sejumlah pompa bahkan sudah mulai diaktifkan sejak malam sebelumnya. “Beberapa titik sudah dilakukan pemompaan sejak semalam,” ujarnya.

Menurut Pramono, Pemprov menyiapkan sekitar 1.200 unit pompa, termasuk pompa portabel, untuk menghadapi potensi genangan yang dipicu curah hujan lokal maupun aliran air dari wilayah hulu. Beberapa titik yang menjadi fokus penanganan antara lain kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat serta Jalan DI Pandjaitan di Jakarta Timur.

Pramono menegaskan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi aliran air dari wilayah sekitar Jakarta. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar dampak banjir kiriman dapat diminimalkan. “Curah hujan tinggi dan ada kemungkinan air dari atas tiba, kami akan tangani bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat masih terdapat sejumlah wilayah yang terdampak genangan akibat hujan deras yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan mengatakan, hingga Minggu pagi tercatat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di ibu kota terendam banjir. “Penyebabnya hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3) hingga Minggu,” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya.

BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta penanganan di lapangan, termasuk memastikan sistem pompa dan saluran air berfungsi optimal guna mengantisipasi peningkatan debit air dari wilayah hulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.