Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekosistem Perkeretaapian yang Berkelanjutan

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Berdasarkan data per Juni 2026, KAI Induk saat ini didukung oleh 28.003 pekerja. Sebanyak 20.446 pekerja atau sekitar 73 persen berada pada rentang usia 18–40 tahun. Komposisi tersebut terdiri atas 6.684 pekerja berusia 18–30 tahun dan 13.762 pekerja berusia 31–40 tahun.

Sementara itu, sebanyak 4.736 pekerja berada pada kelompok usia 41–50 tahun dan 2.821 pekerja berusia 51 tahun ke atas. Berdasarkan jenis kelamin, komposisi pekerja KAI Induk terdiri atas 26.432 laki-laki dan 1.571 perempuan.

Perpaduan antargenerasi justru menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan pengetahuan perkeretaapian. Pengalaman para pekerja senior memperkaya kesiapan generasi berikutnya, sementara pekerja muda membawa kedekatan dengan teknologi, pola komunikasi baru, serta gagasan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Pengetahuan mengenai keselamatan, operasional, dan pelayanan perlu diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada saat yang sama, perusahaan memberikan ruang bagi gagasan baru agar dapat dikembangkan secara terukur dan menghasilkan manfaat bagi layanan maupun masyarakat.

Kebutuhan keterampilan tersebut mencakup berbagai bidang kerja, mulai dari pengoperasian perjalanan, pelayanan pelanggan, perawatan sarana dan prasarana, teknologi informasi, keamanan sistem, pengelolaan data, logistik, hingga berbagai fungsi pendukung perusahaan.

Perkembangan layanan digital juga membuat pekerja perlu memahami perubahan perilaku pelanggan dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

Bagaimana dengan tantangan keberlanjutan?

Pada bidang keberlanjutan, keterampilan pekerja dibutuhkan untuk mendukung penerapan energi terbarukan, efisiensi sumber daya, pengelolaan material, dan kesiapan sarana. Sejauh ini KAI telah mengoperasikan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya di 92 lokasi dengan kapasitas terpasang 4.430,65 kilowatt peak dengan potensi pengurangan emisi lebih dari 5.000 ton karbon dioksida per tahun.

Sejak 1 Juli 2026, KAI juga mulai menerapkan biodiesel B50 secara bertahap dengan memperhatikan kualitas bahan bakar, kesiapan sarana, keselamatan, dan keandalan operasi.

Pemanfaatan PLTS dan implementasi B50 ini menjadi bagian dari transisi energi KAI. Setiap penerapannya dilakukan secara terukur dengan tetap menempatkan keselamatan, kesiapan sarana, dan keandalan pelayanan sebagai prioritas.

Transformasi KAI sendiri diarahkan pada keseimbangan antara kinerja bisnis, manfaat bagi masyarakat, dan pelestarian lingkungan melalui prinsip 3P, yaitu profit, people, dan planet. Perusahaan harus mampu menjaga kinerja, memberi manfaat bagi masyarakat, dan berperan aktif dalam merawat Bumi. Prinsip ini menjadi bagian dari cara KAI menjalankan bisnis dan operasional secara berkelanjutan.

PT KAI juga sudah melakukan penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan KAI Group seperti melalui aksi penanaman pohon yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berperan aktif dalam merawat Bumi. Prinsip tersebut menjadi bagian dari cara KAI menjalankan bisnis secara berkelanjutan dimana kinerja bisnis perlu berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan manusia dan pelestarian lingkungan.

Terkait bisnis, apa saja yang telah lakukan KAI untuk meningkatkan pendapatan di luar penjualan tiket?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepastian Pasar Dinilai Pul...

Elon Kembali Danai Partai Republik AS

37 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Elon Kembali Danai Partai R...
Ekonomi
Bank BSN Raih Pangsa Pasar ...

Formula 1 Bersiap Tutup Musim di Eropa

51 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Bersiap Tutup Mus...
Olahraga
Arab Saudi Jadi Tuan Rumah ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.