Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekosistem Perkeretaapian yang Berkelanjutan

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

PT KAI berupaya meningkatkan pendapatan perusahaan dengan memanfaatkan aset yang ada, karena selama ini 96 persen pendapatannya dari operasinya kereta dan hanya 4 persen yang kita sebut itu dengan non-fare box (pendapatan diluar tiket).

Untuk itu, pihak KAI akan memaksimalkan aset yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Apalagi Presiden Prabowo Subianto sudah meminta agar return on asset harus di angka 6 persen, sedangkan KAI selama ini hanya berkisar 2 sampai 2,1 persen.

Bagaimana aset-aset yang underleverage ini akan kita mulai berdayakan? Kalau  sekarang hanya ada satu bisnis model yang saya sebut fare box. Pendapatan fare box yaitu perusahaan hanya mengandalkan dari satu bisnis model utama yakni menjual tiket kepada para pelanggan yang akan beraktivitas dari satu kota ke kota lain.

KAI saat ini sedang berinovasi supaya bisnis model tidak hanya satu, sehingga ada beberapa bisnis model yang akan dilakukan untuk meningkatkan pendapatan KAI. KAI saat ini sedang memaksimalkan empat pijakan utama dalam meningkatkan pendapatan perusahaan pertama dengan memperkuat operasi, kedua pemanfaatan aset, ketiga ridership, dan keempat memperkuat industrialisasi kereta.

KAI kabarnya sedang mewacanakan pengembangan Stasiun Gambir sebagai bagian dari penataan layanan. Komentar Anda terkait hal ini?

PT KAI memang sedang mengembangkan Stasiun Gambir agar disiapkan secara bertahap sebagai bagian dari penataan layanan transportasi publik di pusat Jakarta. (Stasiun) Gambir kami siapkan sebagai pintu KA Jarak Jauh di pusat kota, akses ke kawasan Monas, dan bagian dari integrasi transportasi publik Jakarta, karena Gambir memiliki posisi strategis berada di jantung Jakarta, dekat Monas, kawasan pemerintahan, perkantoran, hotel, ruang publik, serta jaringan transportasi lanjutan.

Dengan posisi tersebut, pengembangan Gambir juga diarahkan agar pelanggan tidak bingung saat menggunakan stasiun dan pelanggan memiliki pengalaman perjalanan yang lebih utuh, mulai dari datang ke stasiun, menunggu keberangkatan, berpindah moda, hingga melanjutkan aktivitas di pusat kota.

Melalui pengembangan ini diharapkan akses menuju pusat Jakarta akan semakin terbuka dengan transportasi publik. Kita ingin masyarakat Jabodetabek punya akses yang lebih mudah ke pusat kota. Jadi akses ke pusat kota tidak bertumpu pada kendaraan pribadi.

Pengembangan Gambir juga berkaitan dengan arah KAI dalam memperkuat struktur pendapatan karena saat ini sekitar 96% pendapatan KAI masih berasal dari operasi kereta api, terutama layanan penumpang dan barang. Operasi sendiri tetap menjadi inti, tetapi aset stasiun juga harus bekerja lebih produktif agar manfaatnya kembali kepada layanan dan masyarakat. Sementara itu, pendapatan non-farebox atau pendapatan di luar tiket masih berada di kisaran 4%.

Komposisi tersebut perlu diperkuat agar KAI memiliki ruang pendapatan yang lebih beragam. Di berbagai operator transportasi publik dunia, pendapatan non-farebox sudah menjadi sumber yang penting melalui pemanfaatan kawasan, properti, hospitality, ritel, dan layanan pendukung.

Karena itu, pemanfaatan aset menjadi salah satu agenda penting KAI.

Aset KAI besar, tetapi sebagian masih under leverage. Aset-aset ini perlu mulai diberdayakan. Ada program Manggarai, Gambir, Bandung, dan kawasan lain. Tujuannya agar aset tidak berhenti sebagai ruang pasif, tetapi memberi nilai tambah untuk layanan, pelanggan, dan ekonomi kawasan.

Anda menekankan transportasi massal harus dibangun dengan konsistensi. Bisa Anda terangkan mengenai hal ini?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepastian Pasar Dinilai Pul...

Elon Kembali Danai Partai Republik AS

37 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Elon Kembali Danai Partai R...
Ekonomi
Bank BSN Raih Pangsa Pasar ...

Formula 1 Bersiap Tutup Musim di Eropa

51 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Bersiap Tutup Mus...
Olahraga
Arab Saudi Jadi Tuan Rumah ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.