Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelabuhan Benuo Taka Perkuat Konektivitas Logistik dan Lima Kota

📅 Senin, 27 Jul 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelabuhan Benuo Taka  Perkuat Konektivitas  Logistik dan Lima Kota Doc: Antara
Ket. Pintu Gerbang Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), mempercepat pengembangan Pelabuhan Benuo Taka sebagai penguat konektivitas logistik setelah wilayah tersebut masuk dalam konsep pengembangan kawasan lima kota bersama Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disusun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Hadi Saputro mengatakan PPU masuk dalam konsep pengembangan kawasan bersama IKN, Kota Balikpapan, Samarinda, dan Bontang karena dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung sistem logistik regional.

“Pembahasan bersama Kementerian PPN/Bappenas dan Otorita IKN, kabupaten ini masuk konsep pengembangan,” ujar Hadi di Penajam, beberapa hari lalu.

Menurut dia, posisi geografis Kabupaten Penajam Paser Utara yang memiliki akses pelabuhan menjadi salah satu keunggulan untuk menopang distribusi barang menuju kawasan IKN maupun daerah penyangga lainnya di Kalimantan Timur.

Untuk mendukung peran tersebut, pemerintah kabupaten telah melakukan pembebasan lahan bagi pengembangan Pelabuhan Benuo Taka yang memiliki area darat sekitar 40 hektare dengan panjang garis pantai sekitar 800 meter.

Ia menjelaskan kedalaman perairan di sekitar pelabuhan berkisar antara tujuh hingga 14 meter sehingga dapat melayani sandar kapal feri maupun kapal tongkang atau ponton yang digunakan untuk aktivitas logistik.

Pelabuhan Benuo Taka diproyeksikan menjadi pelabuhan pengumpan yang melayani kebutuhan distribusi barang bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, kawasan IKN, serta wilayah sekitarnya guna memperkuat rantai pasok di kawasan timur Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga menilai kawasan pelabuhan tersebut memiliki prospek ekonomi yang baik karena letaknya strategis dan berpotensi berkembang sebagai pusat distribusi barang serta aktivitas usaha pendukung.

Untuk mempercepat pengembangan, pengelolaan Pelabuhan Benuo Taka dialihkan dari Dinas Perhubungan kepada perusahaan umum daerah (Perumda) agar dikelola secara lebih profesional sekaligus membuka peluang kerja sama investasi dengan pihak swasta.

“Pengelolaan pelabuhan dialihkan kepada Perumda untuk memaksimalkan potensi dan pendapatan daerah, serta mempercepat pengembangan pelabuhan guna menunjang logistik IKN,” kata Hadi.

Pelabuhan Benuo Taka yang mulai beroperasi sejak 2017 saat ini melayani kegiatan bongkar muat batu bara dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Aktivitas tersebut memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sekitar 4 miliar hingga 6 miliar rupiah setiap tahun. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Daerah
Wisata Gunung Bromo Kembali...
Daerah
Borobudur Indonesia Expo 20...
Megapolitan
Terdampak Puso, Pemkab Tang...
Daerah
Tekan Harga, Bulog Malang S...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.