Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 22:17 WIB | Oleh:
Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman Doc: Jabatan Perdana Menteri Malaysia
Ket. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah menggelar pertemuan di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada Sabtu (22/8).

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah membahas sejumlah hal terkait perbatasan kedua negara saat pertemuan konsultasi tahunan dua pemimpin itu di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada Sabtu (22/8).

Dalam pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) yang diterima ANTARA di Kuala Lumpur, kedua pemimpin menyatakan komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan perbatasan darat yang belum disepakati berlandaskan perjanjian yang telah dicapai.

"Mengenai penetapan dan survei batas darat, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen terhadap Pertukaran Surat atau EOL 2009, Nota Kesepahaman tentang Proses Penetapan dan Survei Bersama Batas Darat yang ditandatangani pada Maret 2012 beserta kerangka acuan (TOR) yang dilampirkan," demikian pernyataan Wisma Putra.

Wisma Putra menjelaskan bahwa sejumlah instrumen yang mengikat tersebut secara jelas menetapkan bahwa setiap bagian batas darat antara kedua negara yang belum ditentukan atau belum ditandai akan diselesaikan berdasarkan lima Perjanjian Batas Darat yang telah ada, dan untuk wilayah yang hingga saat ini belum memiliki perjanjian tersebut, kedua negara akan melakukan negosiasi semata-mata berdasarkan prinsip daerah aliran sungai (watershed principle).

Kedua pemimpin mengakui komitmen kuat dan upaya signifikan yang dilakukan oleh Tim Teknis Bersama, dengan mencatat bahwa sepanjang 264,791 kilometer, atau sekitar 50 persen dari batas darat kedua negara, telah disurvei dan ditetapkan secara bersama.

Anwar dan Bolkiah juga menekankan perlunya mempertahankan momentum tersebut guna mencapai target yang telah disepakati, yaitu menyelesaikan survei dan penetapan bersama seluruh batas darat pada 2034.

Sementara itu, hal khusus terkait batas darat di sektor F-G yang mencakup perbatasan wilayah Negeri Sarawak dengan Brunei Darussalam, kedua pemimpin menegaskan bahwa penyelesaian sektor itu harus semata-mata didasarkan pada prinsip daerah aliran sungai.

Keduanya juga kembali menegaskan komitmen kedua negara untuk secara bersama-sama menentukan satu daerah aliran sungai di Sektor F-G dan menyelesaikan penetapan dengan survei paling lambat 31 Mei 2027, sesuai dengan Pertukaran Nota (EON) 2024.

Para Pemimpin menekankan perlunya kemajuan bersama yang signifikan di Sektor F-G dan mendesak Komite Teknis Bersama untuk mempercepat pekerjaan teknis di seluruh sektor yang masih belum terselesaikan, khususnya sejumlah sektor prioritas sesegera mungkin, sesuai dengan kerangka acuan tahun 2012 yang mempertimbangkan beberapa titik kesamaan pandangan antara kedua pihak.

Selain itu, para pemimpin juga menekankan perlunya menangani isu keamanan lintas batas seperti penyelundupan barang terlarang dan kegiatan ilegal lainnya melalui kerja sama yang lebih erat antara lembaga terkait kedua pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Debut sebagai Nomor Satu, R...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

52 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.