Yogyakarta Rayakan Hari Kebaya Nasional, Tradisi Tetap Hidup di Tengah Zaman
📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 00:05 WIB | Oleh: Tim PenulisSedangkan pelestari budaya Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam mengatakan Hari Kebaya Nasional bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan gerakan budaya untuk menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap kebaya sebagai identitas bangsa dan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat untuk memastikan kebaya tetap lestari.
"Melalui kegiatan ini, kita berharap kebaya akan semakin membumi dan mendapatkan tempat istimewa di ruang-ruang publik modern," kata GKBRAA Paku Alam yang juga merupakan permaisuri dari KGPAA Paku Alam X.
Peringatan Hari Kebaya Nasional Ke-3 digelar di Museum Monumen Serangan Umum 1 Maret, Yogyakarta, dengan mengusung tema "Pesona Kebaya Indonesia untuk Dunia".
Kegiatan tersebut diisi berbagai pertunjukan seni dan budaya, penampilan 600 pemain angklung berkebaya, serta dihadiri pegiat budaya, komunitas kebaya, pelaku UMKM, dan masyarakat dari berbagai daerah sebagai bentuk komitmen bersama melestarikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!