Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 23:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray Doc: Antara
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penerapan SNI secara wajib merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan produk yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan keselamatan

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat penerapan standardisasi industri sebagai instrumen penting untuk menjamin mutu, keamanan, dan keselamatan produk yang beredar di masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen.

Salah satu kebijakan strategis yang diterapkan adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib terhadap produk wadah bersekat dari baja tahan karat untuk makanan atau food tray, yang antara lain digunakan dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penerapan SNI secara wajib merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan produk yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan keselamatan. Terlebih, food tray merupakan produk yang bersentuhan langsung dengan makanan sehingga aspek kualitas bahan dan proses produksinya perlu mendapatkan perhatian serius.

“Penerapan SNI wajib harus memberikan kepastian bahwa produk yang digunakan masyarakat memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan. Pada saat yang sama, kebijakan standardisasi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk industri dalam negeri,” kata Menperin di Jakarta, Selasa (8/9).

Menurut Agus, penerapan standar terhadap produk food tray memiliki arti strategis dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Dengan jumlah kebutuhan yang besar, industri dalam negeri perlu mampu menyediakan produk yang berkualitas dan memenuhi ketentuan standar secara konsisten.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna akhir, tetapi juga memperkuat rantai pasok domestik bagi pelaksanaan program MBG. Dengan demikian, kebutuhan terhadap food tray dapat menjadi peluang bagi industri nasional untuk meningkatkan kapasitas, kualitas produk, dan daya saingnya.

“Program prioritas pemerintah perlu memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Karena itu, industri dalam negeri harus semakin siap memenuhi kebutuhan produk berkualitas dan sesuai standar, sehingga manfaat dari meningkatnya permintaan dapat dirasakan oleh sektor manufaktur nasional,” ujar Menperin.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia untuk Wadah Bersekat dari Baja Tahan Karat untuk Makanan Secara Wajib. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam memastikan produk food tray yang diproduksi dan beredar memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Perlunya Konsistensi

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menyampaikan, penerapan standardisasi perlu diikuti dengan penguatan sistem jaminan mutu di tingkat industri. Hal ini penting agar pemenuhan standar tidak hanya dilakukan pada tahap awal, tetapi dapat dipertahankan secara konsisten dalam keseluruhan proses produksi.

“Standardisasi merupakan salah satu fondasi untuk membangun industri yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui penerapan standar dan sistem jaminan mutu yang baik, kita ingin memastikan produk industri nasional memiliki kualitas yang konsisten, aman digunakan, sekaligus semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ungkap Emmy.

Sebagai bagian dari implementasi kebijakan SNI Wajib tersebut, Kemenperin melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Jakarta terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada pelaku industri.

Kepala BSPJI Jakarta, Fathullah mengatakan, penerapan SNI hendaknya tidak semata-mata dipandang sebagai pemenuhan kewajiban regulasi. Bagi industri, pemenuhan standar merupakan investasi strategis untuk menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing.

“Melalui proses sertifikasi SNI, kami ingin memastikan setiap pelaku industri memperoleh pendampingan teknis yang memadai sehingga mampu memenuhi seluruh persyaratan standar secara konsisten. Penerapan SNI tidak hanya memberikan jaminan terhadap mutu dan keamanan produk, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan serta memperkuat daya saing industri nasional,” ujar Fathullah.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
10 Sep 2026, 13:28 WIB.

Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk wadah food tray baja tahan karat ini sangat krusial, mengingat standarisasi material food grade bukan sekadar formalitas perizinan, melainkan fondasi teknis utama untuk mencegah risiko kontaminasi silang pada skala distribusi massal program Makan Bergizi Gratis.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menunggu Medali Emas dari Para “Laba-laba”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menunggu Medali Emas dari P...
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan S...
Nasional
Sekjen Kemnaker: AI Percepa...
Advertisement
Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.