Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Pembatas Jalan Jadi Kebun Edukasi, Median Jalan Bomang Bogor Disulap TNI Jadi Eduwisata

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 22:45 WIB | Oleh:
Dari Pembatas Jalan Jadi Kebun Edukasi, Median Jalan Bomang Bogor Disulap TNI Jadi Eduwisata Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Kunjungan perdana 253 siswa dari sejumlah sekolah di kebun median jalan Bomang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama TNI mengembangkan kawasan median Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) menjadi eduwisata ketahanan pangan setelah berhasil disulap sebagai lahan pertanian produktif, Minggu (13/9).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal di Cibinong, Minggu, mengatakan pengembangan fungsi kawasan itu ditandai kunjungan perdana 253 siswa dari sejumlah sekolah di sekitar Bomang.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan generasi muda dengan lingkungan dan dunia pertanian,” kata Bambang.

Eduwisata tersebut menjadi bagian dari kegiatan Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana. Kawasan Bomang tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang belajar terbuka bagi pelajar.

Selama kunjungan, para siswa diajak melihat langsung aktivitas pertanian, mengenal tanaman pangan, serta mempelajari cara menjaga lingkungan dan merawat tanaman.

Menurut Bambang, kegiatan itu memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjaga kebersihan lingkungan, menanam, dan merawat tanaman merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari program Jumat Bersih Sekolah Dasar Islam (SDI) HM Asman bertema “Bersih Lingkungannya, Sehat Badannya, Barokah Ilmunya”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Dhuha bersama pada pukul 07.15–08.00 WIB, dilanjutkan Operasi Semut untuk membersihkan lingkungan sekitar sekolah, kemudian kunjungan ke kawasan ketahanan pangan Bomang.

Bambang berharap kunjungan perdana itu menjadi awal pengembangan Eduwisata Ketahanan Pangan Bomang dengan melibatkan lebih banyak sekolah.

“Dengan demikian, Bomang dapat menjadi ruang belajar terbuka yang mempertemukan edukasi lingkungan, pertanian, dan ketahanan pangan secara langsung,” ujarnya.

Sebelumnya, TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan median Jalan Bomang sebagai lahan pertanian produktif bersama Kelompok Tani Suryakancana dan sejumlah perangkat daerah.

Pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap dengan membagi kawasan menjadi sejumlah area. Beberapa bagian telah ditanami cabai dan tomat, sedangkan bagian lainnya ditata menjadi bedengan untuk penanaman komoditas berikutnya.

Pengembangan kawasan tersebut melibatkan perangkat daerah yang membidangi pertanian, hortikultura, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.