Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 13:45 WIB | Oleh:
ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan Doc: ExxonMobil Lubricants Indonesia
Ket. Ilustrasi alat berat yang menggunakan produk dari PT ExxonMobil Lubricants Indonesia. Perusahaan ini menghadirkan teknologi pelumasan dan filtrasi oli di Mining Indonesia 2026 untuk mendukung keandalan alat berat dan efisiensi operasional.

JAKARTA — Tekanan biaya operasional dan kebutuhan menjaga keandalan alat berat mendorong perusahaan pertambangan semakin memperhatikan strategi perawatan serta efisiensi peralatan. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta.

Mining Indonesia 2026 berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta. Dalam pameran tersebut, EMLI menampilkan sejumlah solusi pelumasan, sistem filtrasi oli, serta layanan teknis yang ditujukan untuk mendukung keandalan peralatan pertambangan.

Kebutuhan efisiensi muncul di tengah kondisi sektor pertambangan yang masih menghadapi tekanan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip EMLI menunjukkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian mengalami kontraksi 1,64 persen secara tahunan pada kuartal II-2026, setelah sebelumnya juga mengalami kontraksi pada kuartal I-2026.

Pada komoditas batu bara, pemerintah juga menyesuaikan target produksi nasional menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi produksi sekitar 790 juta ton pada 2025. Penyesuaian dilakukan antara lain untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan serta stabilitas harga komoditas.

Di sisi lain, penerapan mandatori biodiesel B50 menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan dalam operasional alat berat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa hasil pengujian B50 pada alat berat pertambangan menunjukkan performa mesin yang stabil tanpa gangguan signifikan. Namun, konsumsi bahan bakar tercatat meningkat sekitar 3,12 persen dibandingkan penggunaan B40.

Dalam situasi tersebut, pemeliharaan alat berat menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga produktivitas. Pelumasan, pemantauan kondisi mesin, dan perawatan preventif tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan rutin, melainkan juga dapat memengaruhi frekuensi gangguan dan waktu henti (downtime) operasional.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza, mengatakan bahwa keandalan peralatan menjadi semakin penting ketika perusahaan menghadapi penyesuaian produksi dan perubahan kebutuhan operasional.

“Di tengah penyesuaian produksi dan implementasi B50, setiap jam operasi alat berat menjadi semakin bernilai. Keandalan peralatan, kebersihan pelumas, dan perawatan berbasis kondisi dapat membantu perusahaan menjaga produktivitas sekaligus mengendalikan biaya operasional,” ujar Syah Reza.

Menurut dia, pengalaman ExxonMobil dalam pengembangan teknologi pelumasan diarahkan untuk membantu industri mengoptimalkan penggunaan peralatan dan menekan potensi downtime.

“Pada kesempatan Mining Indonesia 2026 ini, kami hadir untuk menunjukkan bagaimana solusi pelumasan sintetis, beserta layanan teknis yang terintegrasi, menjadi solusi strategis yang nyata untuk mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas tambang,” katanya dalam keterangannya pada Jumat (11/9/2026).

Sejumlah Solusi Pelumasan

Dalam pameran tersebut, EMLI memperkenalkan sejumlah produk pelumas dan gemuk (grease) sintetis untuk berbagai kebutuhan peralatan pertambangan.

Salah satunya adalah Mobil Delvac 1 Gear Oil, yaitu pelumas sintetis untuk sistem penggerak (drivetrain). Produk tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap keausan dan beban ekstrem pada kendaraan komersial serta peralatan pertambangan. Perusahaan menyebut produk tersebut juga berpotensi membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

EMLI juga menampilkan Mobilgrease XHPTM 462 Moly, yaitu grease berbasis litium kompleks dengan kandungan 3 persen molibdenum disulfida. Berdasarkan data produk yang disampaikan perusahaan, pelumas tersebut dapat meningkatkan umur pakai pin dan bushing hingga tiga kali lebih lama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.