Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Menjadikan Bomang Sebagai Eduwisata Ketahanan Pangan

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Menjadikan Bomang Sebagai Eduwisata Ketahanan Pangan Doc: Antara
Ket. Kunjungan perdana 253 siswa dari sejumlah sekolah di kebun median jalan Bomang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI mengembangkan median Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) menjadi eduwisata ketahanan pangan setelah kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal di Cibinong, Minggu, mengatakan pengembangan fungsi kawasan itu ditandai kunjungan perdana 253 siswa dari sejumlah sekolah di sekitar Bomang.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan generasi muda dengan lingkungan dan dunia pertanian,” kata Bambang.

Eduwisata tersebut menjadi bagian dari kegiatan Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana. Kawasan Bomang tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang belajar terbuka bagi pelajar.

Selama kunjungan, para siswa diajak melihat langsung aktivitas pertanian, mengenal tanaman pangan, serta mempelajari cara menjaga lingkungan dan merawat tanaman.

Menurut Bambang, kegiatan itu memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjaga kebersihan lingkungan, menanam, dan merawat tanaman merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari program Jumat Bersih Sekolah Dasar Islam (SDI) HM Asman bertema “Bersih Lingkungannya, Sehat Badannya, Barokah Ilmunya”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Dhuha bersama pada pukul 07.15–08.00 WIB, dilanjutkan Operasi Semut untuk membersihkan lingkungan sekitar sekolah, kemudian kunjungan ke kawasan ketahanan pangan Bomang.

Bambang berharap kunjungan perdana itu menjadi awal pengembangan Eduwisata Ketahanan Pangan Bomang dengan melibatkan lebih banyak sekolah.

“Dengan demikian, Bomang dapat menjadi ruang belajar terbuka yang mempertemukan edukasi lingkungan, pertanian, dan ketahanan pangan secara langsung,” ujarnya.

Sebelumnya, TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan median Jalan Bomang sebagai lahan pertanian produktif bersama Kelompok Tani Suryakancana dan sejumlah perangkat daerah.

Pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap dengan membagi kawasan menjadi sejumlah area. Beberapa bagian telah ditanami cabai dan tomat, sedangkan bagian lainnya ditata menjadi bedengan untuk penanaman komoditas berikutnya.

Pengembangan kawasan tersebut melibatkan perangkat daerah yang membidangi pertanian, hortikultura, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.