Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKP Lampung Perkuat Pengembang Pakan Ikan Mandiri untuk Tingkatkan Kesejahteraan Pembudi Daya.

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 19:09 WIB | Oleh:
DKP Lampung Perkuat Pengembang Pakan Ikan Mandiri untuk Tingkatkan Kesejahteraan Pembudi Daya. Doc: Antara Foto
Ket. Pakan ikan yang dibuat oleh BBPBL melalui pabrik pakan mandiri di Hanura Kabupaten Pesawaran.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung melakukan pembinaan pengembang pakan ikan mandiri sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan pembudi daya pakan ikan di wilayahnya.

"Pembinaan pengembang pakan ikan mandiri terus didorong serta ditingkatkan oleh pemerintah daerah. Hal ini dilakukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan pembudi daya perikanan di Lampung," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Sabtu.

Ia melanjutkan selain itu melalui pembinaan pembuatan pakan ikan mandiri, juga bisa mengurangi ketergantungan pakan ikan serta bahan baku pakan ikan yang berasal dari impor.

"Akan tetapi saat ini intervensi yang diberikan masih cukup kecil dari jumlah pembudi daya yang ada, yakni sebanyak 7.438 rumah tangga perikanan (RTP). Sehingga ini akan ditingkatkan kembali," katanya.

Dia menjelaskan sejak 2015 bantuan mesin pembuatan pakan ikan mandiri yang diberikan oleh pemerintah provinsi ada sebanyak tujuh unit mesin pakan dengan kapasitas kecil.

"Karena memang ada keterbatasan anggaran jadi belum terlalu banyak mesin yang diberikan. Tapi pengembangan pakan mandiri ini akan kembali ditingkatkan melalui pembinaan ke pembudi daya," ucap dia.

Menurut dia, dengan adanya pakan mandiri, akan membantu pembudi daya agar mendapatkan pakan dengan harga yang lebih stabil, menerapkan ekonomi biru, serta bisa meningkatkan nilai tukar nelayan dan pembudi daya.

Diketahui pada 2024 lalu Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan pengembangan pakan ikan mandiri berbahan cangkang rajungan. Pengembangan pakan itu memanfaatkan cangkang rajungan yang berasal dari sampah produksi di perusahaan, dan diolah menjadi tepung bahan pakan ikan.

Dengan rata-rata pemenuhan kebutuhan pakan ikan sebanyak 150 ribu ton dalam setahun, adanya pengembangan pakan ikan mandiri dari cangkang rajungan itu dapat mengurangi ketergantungan akan pakan impor sebesar 25 persen dari total kebutuhan pakan dalam satu tahun.

Serta adapula pengembangan pakan ikan mandiri yang dilakukan oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung melalui operasional pabrik pakan mandiri. Dan di periode 2019-2021 pabrik pakan mandiri tersebut telah memproduksi sebanyak 600 ton pakan ikan yang diolah menggunakan bahan lokal seperti jagung, tapioka, dan hasil produksi pakan ikan tersebut disalurkan ke pembudi daya dalam bentuk bantuan pakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Daerah
Memutus Peredaran Narkoba d...
Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

25 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.