Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kucurkan Rp125 Triliun, KKP Sulap Ribuan Kapal Nelayan Jadi Armada Modern Raksasa

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Kucurkan Rp125 Triliun, KKP Sulap Ribuan Kapal Nelayan Jadi Armada Modern Raksasa Doc: ANTARA/Andry Denisah
Ket. Foto udara sejumlah awak kapal membawa air bersih ke atas kapal ikan di Teluk Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/5).

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan modernisasi 950 kapal ikan pada 2027 sebagai bagian dari program kerja prioritas nasional guna memperkuat armada perikanan tangkap dan mewujudkan kedaulatan pangan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dikutip dari keterangan pers di Jakarta, Kamis, mengatakan modernisasi kapal ikan menjadi salah satu dari enam program kerja prioritas nasional KKP pada 2027.

"KKP mendapat penugasan direktif presiden untuk mewujudkan sasaran pembangunan dan kedaulatan pangan melalui enam program prioritas nasional," ujar Trenggono, Kamis (17/9).

Target modernisasi tersebut merupakan bagian dari rencana KKP untuk memodernisasi 4.582 kapal hingga 2029.

Modernisasi kapal disebut diperlukan untuk mengatasi sejumlah persoalan yang masih dihadapi nelayan, antara lain armada yang berusia tua, keterbatasan teknologi, tingginya biaya operasional, serta mutu hasil tangkapan yang belum konsisten.

Modernisasi juga dinilai diperlukan untuk meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional.

Selain modernisasi kapal, enam program prioritas KKP pada 2027 mencakup pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 1.000 lokasi, serta revitalisasi tambak budi daya ikan di Pantai Utara Jawa sekitar 5.500 hektare.

Kemudian, program juga mencakup modeling dan replikasi tambak udang terintegrasi sekitar 2.000 hektare, budi daya ikan darat tematik di 10.000 lokasi, serta pembangunan pergaraman nasional sekitar 2.000 hektare.

KKP mendapat pagu anggaran 2027 sebesar Rp16,65 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Dari total pagu tersebut, sebesar Rp13,73 triliun atau 82,45 persen dialokasikan untuk program kerja prioritas nasional, program yang mendukung implementasi ekonomi biru, serta tugas, fungsi, dan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari sebelumnya mengatakan pemerintah menyiapkan investasi sekitar Rp125,5 triliun untuk pembangunan kapal ikan modern.

Kapal yang akan dimodernisasi mencakup kapal dengan ukuran 10 hingga 2.500 gross ton (GT) dan akan digunakan untuk berbagai jenis alat penangkapan ikan, antara lain pukat cincin, gillnet, handline, rawai, pole and line, jaring hela, liftnet, dan bubu. Program tersebut juga mencakup kapal pengangkut, kapal pengolahan, serta kapal pendukung operasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Nasional
JNE Perkuat Kepercayaan Kon...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.