Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Air Warga Mulai Menipis, OIKN Siapkan Sumur Bor

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Air Warga Mulai Menipis, OIKN Siapkan Sumur Bor Doc: Antara
Ket. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersalaman dan memeluk Haji Syarif, warga Sukaraja yang mengikhlaskan sebagian lahannya dibor untuk sumur.

Penajam Paser Utara - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan pengeboran sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil penelitian geolistrik air tanah yang dilakukan OIKN bersama Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Rencana pengeboran ini sudah kami bahas kemarin di Balai Kota,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Rabu (16/9).

Basuki menjelaskan, tahap awal berupa pengeboran eksplorasi untuk menemukan titik sumber air di bawah tanah. Rencana tersebut telah dibahas melalui koordinasi antarpemangku kepentingan yang melibatkan jajaran OIKN, Camat Sepaku, Kepala Desa Sukaraja, serta H. Syarif selaku pemilik lahan yang akan menjadi lokasi pengeboran.

Berdasarkan survei sebelumnya, lahan milik H. Syarif memiliki potensi alur air tanah yang cukup besar.

“Kami sudah meminta izin pemilik lahan, H. Syarif. Jika nanti berhasil menemukan sumber mata air, insya Allah pengelolaan akan kami serahkan ke pemerintah desa atau pengelola setempat. Sumurnya menjadi milik masyarakat, airnya juga untuk masyarakat,” ujar Basuki.

Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito mengatakan persediaan air bersih di sejumlah wadah penampungan milik warga kini mulai menipis. Selama ini, sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Desa Sukaraja berjarak sekitar 6 hingga 10 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Kedekatan dengan pusat pembangunan tersebut membuat pemenuhan layanan dasar, termasuk akses air bersih, menjadi salah satu perhatian OIKN.

H. Syarif selaku pemilik lahan menyambut baik rencana pengeboran tersebut dan berharap sumber air dapat ditemukan sehingga bisa dimanfaatkan bersama.

“Semoga airnya ketemu dan bisa kita pakai bersama,” tuturnya.

Bagi warga setempat, musim kemarau 2026 menjadi periode yang cukup berat karena cadangan air tadah hujan mulai menipis. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat menjadi sumber air yang lebih stabil dan berkelanjutan.

OIKN menyatakan pengeboran eksplorasi akan segera dilaksanakan setelah seluruh persetujuan administratif dan teknis terpenuhi sebagai bagian dari upaya memperkuat akses air bersih bagi masyarakat di wilayah sekitar pembangunan IKN.

Saat ini, kebutuhan air bersih di wilayah KIPP IKN, yang mencakup area perkantoran kementerian dan rumah susun ASN, dipasok dari Waduk Sepaku Semoi. Sebagian kelebihan debit air dari waduk tersebut juga telah disalurkan kepada warga di pusat Kecamatan Sepaku.

Selain pemenuhan layanan dasar, pembangunan IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara juga diarahkan untuk memberikan ruang bagi perlindungan satwa liar dan pemulihan hutan endemik Kalimantan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Wisatawan Mancanegara Serbu...
Daerah
Dukung Produk Lokal, Pasar ...
Luar Negeri
Impor Migas Kamboja Melonja...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.