Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Selatan Bergejolak, Lima Anggota Paramiliter Tewas Diserang Kelompok Bersenjata

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand Selatan Bergejolak, Lima Anggota Paramiliter Tewas Diserang Kelompok Bersenjata Doc: SCMP
Ket. Lima orang tewas di wilayah selatan Thailand yang bergejolak, 13 lainnya luka-luka.

NARATHIWAT - Lima anggota pasukan paramiliter tewas dan lima warga sipil terluka ketika sekelompok pria bersenjata berat yang mengendarai truk pikap menyerang pos pemeriksaan keamanan di distrik Rangae, Thailand selatan, pada Rabu (22/7) malam.

Dilaporkan Bangkok Post, enam pria berpakaian hitam yang mengendarai truk pikap Nissan hitam melancarkan serangan ke pos pemeriksaan Bukeh Sami di tambon Tanyong Mat pada pukul 18.45, melepaskan tembakan dan melemparkan bom pipa, menurut komando garis depan Wilayah 4 dari Komando Operasi Keamanan Internal.

Mereka yang tewas dalam serangan itu adalah SM1 Theerayoot Somakerd dan empat relawan penjaga hutan: Sakeereeya Jehna, Wimol Dapthong, Nathasit Kaeosena dan Solahuding Pi. Lima warga sipil yang terluka termasuk dua anak laki-laki.

Para penyerang kemudian melarikan diri di Jalan Raya 4055 menuju tambon Dusongyor. Pihak keamanan sedang memburu para penyerang tersebut.

Insiden kekerasan tersebut terjadi setelah peristiwa serangan bom mobil di dekat kantor polisi di distrik Muang, Narathiwat, Selasa malam.

Kolonel Ekwarit Chobchupol, wakil juru bicara komando garis depan Wilayah 4, mengutuk serangan yang "kejam dan tidak manusiawi" tersebut. Ia mengatakan serangan itu terjadi di daerah permukiman dan para pelaku tidak menyadari penderitaan orang-orang yang tidak bersalah.

Diperkirakan 7.700 orang tewas dalam insiden kekerasan sejak aktivitas pemberontakan di tiga provinsi perbatasan selatan dihidupkan kembali pada tahun 2004.

Pemerintah Thailand telah berupaya memulai kembali proses perdamaian yang terhenti, dengan memperbarui pembicaraan dengan kelompok payung pemberontak Barisan Revolusi Nasional.  

Thanut Suvarnanda, negosiator utama Thailand yang baru, mengatakan tim negosiasi akan mempertimbangkan saran dari semua kelompok yang terkena dampak kekerasan di selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Nasional
KPK Berwenang Jemput Paksa ...
Nasional
Mineral Kritis Harus Beri M...
Nasional
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.