Dibayangi Sentimen Negatif Internal
📅 Senin, 17 Mar 2025, 08:25 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah dalam perdagangan awal pekan ini. Pergerakan rupiah sepekan ini bakal dibayangi sentimen negatif dari dalam negeri.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong melihat investor akan menantikan data ekonomi domestik seperti neraca perdagangan Indonesia yang dirilis, Senin (17/3). Dari eksternal, data penjualan ritel AS dan FOMC the Fed bakal menjadi perhatian.
Lukman menilai rupiah kemungkinan masih sulit menguat di tengah berbagai sentimen negatif dari domestik masih membebani. Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (17/3), bergerak di kisaran 16.250 – 16.500 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di Jakarta, Jumat (14/3) sore, menguat sebesar 78 poin atau 0,47 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.350 rupiah per dollar AS.
Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi harapan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) semakin tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ekspektasi tersebut disebabkan capaian data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat (AS) pada bulan Februari 2025 mengalami penurunan menjadi 0,0 persen atau di bawah estimasi 0,3 persen, sedangkan PPI Inti memburuk jadi 0,1 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!