Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MUI Tangerang Raih Sertifikasi ISO Pertama di Indonesia

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 16:08 WIB | Oleh:
MUI Tangerang Raih Sertifikasi ISO Pertama di Indonesia Doc: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang
Ket. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memberikan sambutan dalam menghadiri penerimaan sertifikasi ISO di Aula Gedung MUI Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9).

KABUPATEN TANGERANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Banten meraih sertifikat ISO 9001:2015 sebagai organisasi keulamaan tingkat kabupaten pertama di Indonesia yang dinilai standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM).

Penghargaan ini diraih MUI Kabupaten Tangerang setelah melewati serangkaian audit eksternal ketat oleh Worldwide Quality Assurance (WQA).

"Dengan diraihnya Sertifikat ISO 9001:2015 ini, menunjukkan komitmen dan konsistensi MUI Kabupaten Tangerang dalam menjaga kualitas produk layanannya kepada umat dan masyarakat," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid dalam keterangan tertulisnya di Tangerang, Rabu.


​Maesyal menyampaikan raihan sertifikasi ISO oleh MUI ini patut diapresiasi mendalam. Sebab, pengakuan internasional ini membuktikan keseriusan organisasi keulamaan dalam memperkuat tata kelola yang profesional, transparan dan akuntabel.

Bupati juga memuji langkah taktis MUI yang memperluas struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan demi mempercepat respons terhadap berbagai persoalan umat.

"Umatnya ada di desa dan kelurahan. Jadi, sangat penting ada MUI di tingkat bawah agar bisa langsung mendengarkan dan merespons persoalan masyarakat dengan lebih cepat," paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Auditor WQA, Indra Gunawan menyampaikan bahwa MUI Kabupaten Tangerang merupakan pelopor di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia yang mengantongi standar mutu global ini.

"Selamat kepada MUI Kabupaten Tangerang. Ini merupakan organisasi MUI tingkat kabupaten pertama di Indonesia yang sudah punya sertifikat ISO 9001:2015," ujarnya.
​
Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi mengatakan pencapaian ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata ikhtiar lembaganya dalam meningkatkan kualitas pengkhidmatan, sekaligus memperkuat posisi MUI sebagai mitra strategis dan kritis bagi pemerintah daerah.

"Ke depan, standar yang harus kita pakai untuk pelayanan umat adalah standar ISO ini," ucapnya.
​
Ia memaparkan bahwa dalam proses audit yang berlangsung selama dua hari, pihaknya mencatatkan 11 Opportunity for Improvement (OFI) dan satu temuan Minor, tanpa ada temuan Major sama sekali.
​
"MUI Kabupaten Tangerang optimistis dapat terus memberikan pelayanan prima serta memperkokoh peran keulamaan dalam mengawal pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Tangerang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Harga Mobil BBM hingga List...
Luar Negeri
Kanada Yakin Badai Perang D...
Luar Negeri
Visa Ditolak AS, Presiden S...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.