Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Protes Keras Tiongkok terkait Insiden di Laut China Selatan

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 07:23 WIB | Oleh:
Filipina Protes Keras Tiongkok terkait Insiden di Laut China Selatan Doc: antara foto
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Maria Theresa Lazaro

MOSKWA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Maria Theresa Lazaro mengajukan protes keras kepada Menlu Tiongkok Wang Yi atas “tindakan yang tidak dapat diterima” di wilayah sengketa Laut China Selatan.

"Saya bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di sela-sela pertemuan ASEAN untuk diskusi terbuka tentang hubungan Filipina-Tiongkok. Saya menegaskan kembali protes keras kami atas tindakan yang tidak dapat diterima terhadap personel Filipina di dekat Ayungin Shoal," tulis Lazaro di X, Rabu (22/7).

Lazaro menambahkan bahwa kedua pihak juga membahas pentingnya menjaga saluran komunikasi terbuka dan mencari cara untuk menyelesaikan perselisihan.

Pada Senin (20/7), militer Filipina menuduh Tiongkok melakukan agresi di Laut China Selatan, dengan menuding anggota Penjaga Pantai China telah memukul seorang anggota Angkatan Laut Filipina dengan tongkat kayu, hingga menyebabkan cedera fisik.

Penjaga Pantai Tiongkok menanggapi dengan menuduh Filipina melakukan provokasi yang disengaja dan memutarbalikkan fakta, menyatakan bahwa sebuah kapal Filipina telah dengan sengaja menabrak kapal patroli Tiongkok dan personel di atas kapal tersebut telah menyerang petugas Penjaga Pantai Tiongkok dengan dayung dan tiang panjang.

Insiden tersebut semakin memperburuk ketegangan antara Tiongkok dan Filipina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, karena Beijing terlibat dalam sengketa teritorial yang telah dengan beberapa negara Asia-Pasifik atas pulau-pulau di Laut China Selatan.

Tiongkok, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina terlibat dalam sengketa atas perairan strategis yang diyakini menyimpan cadangan hidrokarbon yang signifikan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.