Kontingen Merah Putih Masih Berpeluang Tambah Emas di Asian Games
📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 05:53 WIB | Oleh: SriyonoNAGOYA - Kontingen Merah Putih masih mempunyai peluang menambah koleksi medali emas pada Sabtu (3/10) yaitu dari cabang sepak takraw dan padel yang melaju ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Peluang itu muncul setelah perwakilan Merah Putih menyelesaikan pertandingan pada Jumat dengan tambahan satu medali perunggu.
Pada hari ke-14 pesta multi cabang olahraga terbesar di Asia itu, Kontingen Merah Putih menambah satu perunggu dari nomor kuadran putri sepak takraw.
Kusnelia dan kawan-kawan harus puas membawa pulang perunggu setelah takluk 0-2 (9-15, 4-15) dari wakil Thailand pada babak semifinal di Mizuho Park Stadium. Medali perunggu tersebut merupakan medali ketiga yang diraih Indonesia dari cabang sepak takraw dalam kejuaraan multi-cabang olahraga itu.
Meski tim putri gagal menembus final, sepak takraw Indonesia masih berpeluang menyumbang emas melalui tim kuadran putra yang melaju ke babak final setelah menundukkan wakil Myanmar dalam dua set langsung, 15-13, 15-9.
Sebaiknya Anda baca juga:
Muhammad Hadiansyah Muliang dan kawan-kawan akan menantang tuan rumah Jepang dalam perebutan medali emas pada Sabtu (3/10).
Selain sepak takraw, ganda putri Indonesia, Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati, juga melaju ke final cabang padel setelah menumbangkan wakil Filipina dengan skor 2-0 (6-0, 6-0).
Pada babak final, Fitriani/Fadona akan menghadapi wakil Jepang, Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto, yang mengalahkan pasangan Indonesia, Novela Putria/Beatrice Gumulya, pada babak semifinal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesuksesan tim sepak takraw dan pasangan padel tersebut membuka peluang bagi Kontingen Indonesia untuk menambah medali emas dan memperbaiki posisi di klasemen.
Indonesia masih tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara Asian Games dan hanya menambah satu medali perunggu, pada Jumat.
Sejumlah atlet Indonesia yang bertanding pada Jumat gagal meraih medali.
Tim recurve beregu putri cabang panahan tidak berhasil menambah koleksi medali, sedangkan pegulat putri Septi Putri Hidayat terhenti pada babak perempat final kelas 76 kg putri.
Tiga judoka Indonesia, yaitu I Made Sastra yang bersaing di kelas -90 kg putra, Indah Permatasari di kelas +78 kg putri, dan I Gede Agastya Darma Wardana di kelas +100 kg putra, terhenti pada babak 16 besar.
Selain itu, pebalap sepeda Ayustina Delia Priatna menyelesaikan perlombaan di peringkat kesembilan nomor omnium putri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!