Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Services: Waspada Penipuan Rekrutmen di Media Sosial

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 17:37 WIB | Oleh:
KAI Services: Waspada Penipuan Rekrutmen di Media Sosial Doc: KAI Services

JAKARTA - PT Reska Multi Usaha atau KAI Services mengimbau warga mewaspadai akun penipuan lowongan kerja di internet. Imbauan tersebut muncul setelah beredar kabar bohong mengenai penerimaan pekerja baru pada aplikasi media sosial Threads.

Salah satu akun penyebar hoaks tersebut mengunggah informasi lowongan pekerjaan fiktif untuk posisi pramugara kereta api. Unggahan palsu itu juga menawarkan posisi pramugari, petugas keamanan, petugas kebersihan, serta teknisi sarana maupun prasarana.

Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko, memberikan pernyataan resmi guna mengklarifikasi kabar miring tersebut. Pihak manajemen memastikan bahwa akun @bagas73116 bukan merupakan saluran resmi penyedia lowongan pekerjaan dari perusahaan.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KAI Services. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, itu adalah bentuk penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab, KAI Services juga tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun dalam proses penerimaan karyawan," ujar Ixfan dalam keterangan resminya.

Perusahaan mengeluarkan imbauan tertulis tersebut pada hari Senin (20/7) untuk mengantisipasi tindak penipuan. Seluruh proses rekrutmen karyawan yang diadakan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) gratis.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, turut memberikan penjelasan mengenai saluran resmi pendaftaran pekerja. Masyarakat diimbau agar segera melaporkan segala bentuk kejanggalan informasi lowongan pekerjaan kepada pihak manajemen perusahaan.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai lowongan pekerjaan di KAI Services, masyarakat dan para pencari kerja bisa langsung saja mengakses website karir.reska.id atau akun Instagram resmi @rmu.career,” kata Nyoman Suardhita.

Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja yang mengatasnamakan anak usaha perkeretaapian tersebut. Peringatan ini dipublikasikan untuk mengantisipasi aksi penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada publik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...

Kembali Bugar, Jessica Pegula Bidik Hasil Maksimal di Wuhan

20 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Kembali Bugar, Jessica Pegu...
Nasional
124 Ribu Kasus WNI Ditangan...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.