Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Putroe Phang, Tempat Seniman dan Pelaku Ekraf Banda Aceh Unjuk Karya

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Putroe Phang, Tempat Seniman dan Pelaku Ekraf Banda Aceh Unjuk Karya Doc: ANTARA/Siti Bararah Yasmin
Ket. Wali Kota Banda Aceh, IIliza Sa'aduddin Djamal saat mengunjungi pelaku ekraf pada Festival Putroe Phang Art and Cultural Market yang di Taman Putroe Phang, Banda Aceh, Minggu (19/7/2026).

BANDA ACEH – Festival Putroe Phang Art and Cultural Market bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi panggung bagi seniman dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Lewat acara ini, masyarakat Kota Banda Aceh dapat menikmati beragam pertunjukan seni sekaligus mengenal produk-produk kreatif lokal yang penuh keunikan.

Kehadiran festival ini menjadi cara menarik untuk menghidupkan ruang publik, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banda Aceh kepada masyarakat dan wisatawan.

“Semoga Festival Cultural and Art bisa terus berlanjut setiap Minggu, karena banyak hasil karya seni dari para pekerja seni kita yang kurang tempat untuk dipromosikan,” kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Minggu (19/7).

Putroe Phang Art and Cultural Market digelar setiap Sabtu dan Minggu mulai 18 Juli hingga September 2026. Kegiatan itu diikuti pelaku seni, komunitas budaya, dan UMKM yang menampilkan berbagai produk kreatif serta pertunjukan seni.

Illiza mengatakan, festival tersebut bisa menjadi wadah bagi seniman untuk menampilkan karya sekaligus membantu pemasaran produk ekonomi kreatif.

"Melalui kegiatan ini, masyarakat dan wisatawan bisa menikmati pertunjukan seni sekaligus membeli berbagai hasil karya pelaku ekonomi kreatif Aceh," katanya.

Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin sehingga semakin banyak seniman dan pelaku ekonomi kreatif yang memanfaatkan Putroe Phang sebagai tempat untuk mempromosikan hasil karya mereka.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri rombongan tamu dari johor, Malaysia. Hubungan sejarah antara Aceh dan Malaysia bisa menjadi peluang untuk memperkuat kerjasama di bidang seni, budaya, dan pariwisata.

“Setiap ada orang luar yang datang ke Banda Aceh atau orang Banda Aceh sendiri tahu kemana mencari hasil seni, yaitu di tempat ini,” demikian Illiza Sa'aduddin Djamal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Daerah
Hingga Agustus, Samsat Palu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.