Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Kembangkan Cabai Rawit Hibrida CR 58, Produktivitas Tinggi dan Tahan Hama.

📅 Sabtu, 18 Jul 2026, 18:30 WIB | Oleh:
BRIN Kembangkan Cabai Rawit Hibrida CR 58, Produktivitas Tinggi dan Tahan Hama. Doc: Antara Foto
Ket. Peneliti Pusat Riset Hortikultura BRIN, Rinda Kirana memaparkan model cabai rawit hibrida CR 58.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan cabai rawit hibrida CR 58 yang memiliki produktivitas tinggi serta ketahanan yang lebih baik terhadap hama dan penyakit.

Peneliti Pusat Riset Hortikultura BRIN, Rinda Kirana dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menjelaskan pengembangan cabai rawit CR 58 saat ini masih menjalani pengujian lanjutan dan proses pemenuhan persyaratan sertifikasi sebelum dapat diedarkan kepada masyarakat.

"Pemuliaan tanaman dapat didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk mengelola sifat-sifat tanaman, sehingga menghasilkan karakteristik yang lebih ideal atau sesuai dengan kebutuhan manusia," katanya.

Rinda menjelaskan pengembangan CR 58 diawali dengan pembentukan galur murni atau galur generasi lanjut selama sekitar lima tahun, yakni pada periode 2014–2019.

Dari tahapan tersebut diperoleh dua galur terseleksi, yaitu galur 55 dan galur 56, yang kemudian disilangkan melalui persilangan tunggal antara galur 56 sebagai tetua betina dan galur 55 sebagai tetua jantan.

Hasil persilangan tersebut, lanjut Rinda, menjalani uji daya hasil pendahuluan pada 2022–2023 untuk mengevaluasi produktivitasnya sebagai salah satu karakter utama varietas unggul.

"Pada 2024, tim peneliti menyusun deskripsi varietas sebagai dasar untuk memperoleh Sertifikat Tanda Daftar Hasil Pemuliaan Tanaman. Hingga kini, pengujian masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai karakter unggul yang dimiliki CR 58," ujarnya.

Selain melalui tahapan penelitian, pengembangan varietas juga harus memenuhi ketentuan regulasi di bidang perbenihan yang ditetapkan Kementerian Pertanian.

Menurut Rinda, kekayaan intelektual dalam bentuk varietas juga menjadi salah satu indikator kinerja peneliti. Proses tersebut melibatkan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) serta Direktorat Jenderal Hortikultura.

"PPVTPP memfasilitasi Sertifikat Tanda Daftar Hasil Pemuliaan Tanaman dan Sertifikat Hak Perlindungan Varietas Tanaman, sedangkan Direktorat Jenderal Hortikultura memfasilitasi Sertifikat Pendaftaran Varietas untuk Peredaran Benih. Saat ini cabai rawit CR 58 baru memperoleh satu dari tiga sertifikat yang dipersyaratkan di Kementerian Pertanian," katanya. 

Rinda menambahkan tahapan berikutnya adalah memperoleh Sertifikat Pendaftaran Varietas untuk Peredaran Benih sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 24 Tahun 2025 dan Panduan Teknis Direktur Jenderal Hortikultura Nomor 586 Tahun 2025.

Untuk memenuhi persyaratan tersebut, tim peneliti masih melaksanakan uji keunggulan, uji kebenaran, identifikasi karakter penciri varietas, serta uji hibriditas guna memastikan kemurnian hasil persilangan.

Rinda berharap CR 58 dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai varietas cabai rawit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, varietas ini diharapkan turut berkontribusi terhadap stabilitas pasokan dan harga cabai sebagai salah satu komoditas hortikultura strategis di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BI Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI Tegaskan Likuiditas Perb...
  • Genap 70 Tahun, Danamon Perkenalkan Fitur D-Bank PRO hingga Travel Fair Nasional
    Preview komentar:
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank Danamon Hubungi Danamon ...
  • Norwegia Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
    Preview komentar:
    Luar biasa. Tetap semangat dan terus bertahan Fervoma ...
  • Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!
    Preview komentar:
Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

Gempa Bumi Kuat M7,3 Mengguncang Perbatasan Meksiko-Guatemala

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.