Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 10:13 WIB | Oleh:
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi dan ketahanan energi nasional melalui pengembangan bioetanol berbasis komoditas perkebunan sebagai energi baru terbarukan (EBT).

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras dalam ajang  Leaders’ Briefing 2026 bertema “Membangun Ketahanan Energi dan Mobilitas Nasional” di Jakarta, Kamis (16/7).

"Sebagai satu-satunya BUMN pangan yang memproduksi bioetanol, PTPN I memegang peran strategis dalam menyediakan energi terbarukan. Namun, potensi besar ini baru bisa optimal jika kita membangun ekosistem industri yang benar-benar terintegrasi," ujar Abdul Rivai Ras di sela diskusi, kemarin.

Menurut Abdul Rivai Ras, penguatan ekosistem tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan serta optimalisasi penyerapan bioetanol di pasar domestik.

Ia menilai bioetanol memiliki peran ganda. Selain menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon, komoditas ini juga menjadi instrumen strategis dalam menciptakan nilai tambah di sektor perkebunan melalui hilirisasi industri.

Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa percepatan adopsi EBT ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari lintas sektor.

“Pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi seluruh pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, bioetanol dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat kemandirian energi Indonesia,” tambah Abdul Rivai.

Langkah strategis PTPN I dalam mendorong transformasi bisnis, inovasi, dan hilirisasi produk berbasis sumber daya terbarukan ini juga disebut sejalan dengan implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Utamanya dalam mempercepat swasembada energi serta meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.

Forum strategis tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan BUMN, pelaku usaha swasta, akademisi, serta insan media nasional untuk merumuskan solusi energi berkelanjutan bagi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.