Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UEFA Tolak Penambahan Peserta Piala Dunia 2030

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 14:37 WIB | Oleh:
UEFA Tolak Penambahan Peserta Piala Dunia 2030 Doc: UEFA
Ket. Presiden UEFA, Aleksander Čeferin

JAKARTA - Presiden UEFA, Aleksander Čeferin menolak penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Ia menyebut rencana tersebut sebagai ide yang buruk.

Menurut dia, format 48 tim yang baru diterapkan pada Piala Dunia 2026 dan sebaiknya dievaluasi terlebih dahulu sebelum kembali diperluas.

"Ini mungkin lebih mengejutkan bagi saya daripada bagi Anda. Saya pikir ini adalah ide yang buruk," kata Čeferin, seperti dikutip laman Fox Sports.

Ia khawatir wacana penambahan peserta itu berdampak terhadap kualitas turnamen dan proses kualifikasi. Selain itu, Čeferin mempertanyakan proses munculnya usulan tersebut.

"Saya tidak tahu dari mana usulan itu berasal. Aneh rasanya kami tidak mengetahui apa pun sebelum usulan itu diajukan di Dewan FIFA," kata dia.

Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan pihaknya mulai mempertimbangkan wacana penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Hal ini setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir.

Dikutip dari media Swiss Bluewin, Infantino menegaskan bahwa pembahasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan kesempatan lebih luas. Bagi negara-negara di seluruh dunia untuk tampil di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.

“Wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia,” kata Infantino.

Menurut dia, setiap negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia. Karena itu, FIFA menilai usulan penambahan jumlah peserta layak untuk dikaji lebih lanjut.

Apabila disetujui, Piala Dunia 2030 berpotensi menjadi edisi pertama yang diikuti 64 tim. Setelah Piala Dunia 2026 memperluas jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Olahraga
Rodri Selangkah Lagi Tingga...
Daerah
Perairan Rupat Riau Geger! ...
Olahraga
Harry Maguire Berharap Rash...
Daerah
SIM Keliling 24 Jam Sidoarj...
Luar Negeri
Ukraina akan Mampu Lancarka...
Daerah
Aksi Cepat Pelni untuk NTT!...
Olahraga
Gerard Pique Masuk Arena Ca...

Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Meninggal dan 213 Luka

57 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Me...
Daerah
TNBTS Hitung Kerugian Karhu...
Rona
Taylor Sheridan Tinggalkan ...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.