Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taylor Sheridan Tinggalkan Paramount, Bagaimana Masa Depan Lioness Season 4?

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Taylor Sheridan Tinggalkan Paramount, Bagaimana Masa Depan Lioness Season 4? Doc: Istimewa
Ket. Berdasarkan program CIA di kehidupan nyata, Lioness mengikuti seorang Marinir muda yang direkrut untuk berteman dengan putri seorang teroris guna menjatuhkan organisasi tersebut dari dalam. Serial ini diproduksi oleh Paramount Network dan 101 Studios.

CBR (Comic Book Resources) baru-baru ini melaporkan, kreator thriller spionase utama Hollywood, Taylor Sheridan, akan meninggalkan Paramount dan bergabung dengan NBCUniversal setelah kontrak televisinya berakhir pada akhir 2028. Perpindahan itu dilakukan melalui kesepakatan bernilai hingga sekitar 1 miliar dolar AS atau sekitar 16 triliun rupiah, tergantung keberhasilan proyek yang dibuatnya.

Kesepakatan tersebut mencakup produksi film dan televisi. Sheridan sudah dapat mengembangkan film untuk NBCUniversal lebih awal, sementara produksi serial televisi barunya baru dimulai pada 2029.

Perpindahan Sheridan ikut berdampak pada pembicaraan mengenai masa depan Lioness, salah satu serial non-Yellowstone paling dikenal dari kreator tersebut.

Lioness tetap berada di bawah Paramount. Sheridan tidak membawa hak kepemilikan serial tersebut ke NBCUniversal. Serial yang dibuat Sheridan selama masa kontraknya dengan Paramount tetap menjadi milik Paramount.

Saat ini, Lioness telah memasuki musim ketiga. Paramount+ menayangkan episode perdana musim tersebut pada 2 Agustus 2026. Zoe Saldaña kembali sebagai Joe, sementara Nicole Kidman, Morgan Freeman dan Michael Kelly juga menjadi bagian dari jajaran pemeran. Sheridan tetap tercatat sebagai kreator, penulis dan produser eksekutif.

Sheridan bahkan menulis seluruh episode Lioness hingga musim ketiga. Serial ini mengikuti Joe, agen CIA yang terlibat dalam operasi rahasia melawan jaringan terorisme dan harus menyeimbangkan tugasnya dengan kehidupan pribadi.

Masalahnya muncul ketika membicarakan musim-musim setelah kontrak Sheridan dengan Paramount berakhir.

Paramount memiliki hak atas Lioness, sehingga serial tersebut secara hukum tidak ikut pindah ke NBCUniversal. Namun, setelah 2028, keterlibatan kreatif Sheridan terhadap proyek-proyek Paramount tidak lagi berada dalam kerangka kontrak televisi yang sama.

Itulah yang membuat masa depan Lioness setelah 2028 menjadi tidak pasti. Paramount dapat melanjutkan serial tersebut dengan kreator atau tim baru, tetapi Sheridan tidak dapat membawa serial itu begitu saja ke NBCUniversal.

Kondisi tersebut menjadi penting karena Lioness merupakan salah satu serial Sheridan yang masih aktif. Paramount telah memperbaruinya untuk musim ketiga dan musim tersebut kini sedang berjalan.

Di sisi lain, Sheridan masih memiliki sejumlah kewajiban terhadap Paramount hingga kontraknya berakhir. Karena itu, kepindahannya ke NBCUniversal tidak langsung menghentikan Lioness, Landman, Tulsa King, maupun proyek-proyek lain yang sudah berada di bawah Paramount.

Setelah 2029, Sheridan akan mulai membangun proyek televisi baru untuk NBCUniversal. Sementara serial-serial lamanya tetap berada di Paramount dan masa depannya akan ditentukan oleh keputusan studio masing-masing.

Dengan demikian, perubahan terbesar bagi Lioness bukan perpindahan platform, melainkan kemungkinan perubahan hubungan kreatif dengan Sheridan setelah kontraknya di Paramount berakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.