TNBTS Hitung Kerugian Karhutla Bromo, Dampak Lingkungan hingga Ekonomi
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMALANG — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai menghitung nilai kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Bromo dalam beberapa waktu terakhir.
Dikutip dari Antara, Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penghitungan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai komponen, mulai dari kerugian lingkungan hingga dampak ekonomi.
"Saat ini staf kami sedang menghitung karena komponennya banyak, ada kerugian lingkungan sampai dengan ekonomi," kata Rudi dalam video pernyataan yang diterima di Malang, Senin (17/8).
Menurut Rudi, penghitungan kerugian baru dilakukan setelah penanganan kebakaran menjadi prioritas. Tim gabungan sebelumnya berfokus pada upaya pemadaman api serta mengidentifikasi wilayah yang terdampak.
"Tentunya tidak mudah untuk menghitung, kami akan hitung dan menyampaikannya," ujarnya.
Terkait perkiraan biaya yang dikeluarkan selama proses pemadaman, Rudi mengatakan angkanya belum diketahui. TNBTS masih mengumpulkan laporan dari seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla.
"Karena tidak kami sendiri, tetapi ada TNI, Polri, sampai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Oleh karena itu, semua (laporan) belum disatukan sehingga besarannya belum diketahui," kata Rudi.
Sementara itu, TNBTS masih menutup seluruh akses wisata menuju Gunung Bromo bagi wisatawan. Penutupan tersebut berlaku sejak Sabtu (8/8) hingga Senin (17/8).
Wisatawan yang telah membeli tiket diberikan pilihan untuk mengajukan pengembalian uang tiket atau menjadwalkan ulang kunjungan.
Berdasarkan data TNBTS per Senin (17/8), sebanyak 3.125 wisatawan nusantara telah mengajukan pengembalian uang tiket. Sementara wisatawan mancanegara yang mengajukan pengembalian tiket tercatat 320 orang.
Adapun wisatawan nusantara yang mengajukan penjadwalan ulang kunjungan tercatat sebanyak 82 orang. Hingga kini belum terdapat wisatawan mancanegara yang mengajukan penjadwalan ulang kunjungan ke kawasan Gunung Bromo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!