Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rombongan Pengantin kecelakaan di Indramayu, 12 orang Tewas

📅 Senin, 13 Jul 2026, 16:37 WIB | Oleh:
Rombongan Pengantin kecelakaan di Indramayu, 12 orang Tewas Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7).

INDRAMAYU --  Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Lohbener Indramayu bertambah menjadi 12 orang.

Kepala Satlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif dalam keterangannya di Indramayu, Senin mengatakan tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sembilan korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," katanya.

Undang menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan, melaju pulang dan hendak memutar arah di lokasi kejadian.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box,"  ucap Undang.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil bak terbuka tersebut terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Ia menyebut mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," kata Undang.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Mitra Plumbon Widasari. Sementara enam korban luka masih menjalani perawatan.

Sementara dari data yang dihimpun ANTARA, korban meninggal dunia terdiri atas Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Adapun, korban luka, yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta belasan korban lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (12/7) siang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

"Pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari Jakarta menuju Cirebon, lalu ditabrak truk Hino wing box dari belakang hingga terdorong dan tertabrak truk Hino losbak dari arah berlawanan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.