Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Jember, Perjalanan Alami Keterlambatan.

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 13:57 WIB | Oleh:
KA Wijaya Kusuma Tertemper Mobil di Jember, Perjalanan Alami Keterlambatan. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas melihat kondisi mobil yang tertemper KA Wijaya Kusuma di perlintasan antara Kecamatan Tanggul-Bangsalsari, Sabtu (5/8).

KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang mengalami keterlambatan tiba di sejumlah stasiun wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 akibat tertemper mobil sedan di pintu perlintasan antara Kecamatan Tanggul-Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu pagi.

"Kami menyesalkan atas terjadinya insiden temperan antara KA Wijaya Kusuma dengan kendaraan di perlintasan sebidang KM 176+585 JPL 108 petak jalan Tanggul - Bangsalsari," kata Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember.

Laporan kepolisian menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, pukul 03.53 WIB. Berdasarkan laporan masinis, terdapat kendaraan mobil yang tidak berhenti sejenak di perlintasan saat rangkaian KA Wijaya Kusuma melintas.

"Masinis juga sudah membunyikan suling/klakson lokomotif berkali-kali, namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, insiden tersebut tidak dapat terhindarkan," ujar dia.

Ia menjelaskan, informasi awal diterima dari masinis KA Wijaya Kusuma melalui Pusat Pengendali Operasi Daop 9 Jember. Berdasarkan laporan di lapangan, saat rangkaian KA Wijaya Kusuma melintas di lokasi kejadian, terdapat mobil yang tidak berhenti sejenak dan langsung melintas dari arah selatan ke utara dan menyebabkan kejadian temperan.

“Petugas stasiun terdekat bersama jajaran Polsuska segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan jalur serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, pengendara bernama Wawan (45 ), warga Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, mengalami luka berat sehingga korban harus dievakuasi oleh anggota pengamanan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bangsalsari untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, proses penyelidikan dan identifikasi korban dilakukan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bangsalsari sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Cahyo menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut, KA Wijaya Kusuma sempat terhenti dan mengalami keterlambatan selama 104 menit, untuk dilakukan pemeriksaan lokomotif dan evakuasi mobil sehingga tidak menghalangi jalur kereta api.

"Seluruh penumpang, awak sarana serta petugas kereta api dalam kondisi selamat," katanya.

Sebagai bentuk permohonan maaf dan kepedulian atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat keterlambatan perjalanan tersebut, KAI Daop 9 Jember memberikan service recovery kepada seluruh penumpang KA Wijaya Kusuma sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami memastikan bahwa operasional perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada penumpang," ujar dia.

KAI kembali mengingatkan masyarakat mengenai aturan hukum yang berlaku di perlintasan sebidang. Sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124, menyatakan bahwa pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

​Selain itu, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 juga menegaskan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, mendahulukan kereta api, dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api dengan mematuhi aturan berlalu lintas. Keselamatan perjalanan kereta api membutuhkan kesadaran dan kepatuhan bersama,” kata Cahyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Cegah Antrean Panjang, Poli...
Daerah
Ribuan Warga Pacitan Mengge...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.