Messi Akhirnya Hadapi Inggris untuk Pertama Kali, Semifinal Piala Dunia 2026 Jadi Laga Bersejarah
📅 Senin, 13 Jul 2026, 07:35 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraKANSAS CITY, MISSOURI – Setelah lebih dari dua dekade berkarier di level internasional, Lionel Messi akhirnya akan menghadapi satu lawan yang selama ini belum pernah ditemuinya di lapangan, yakni Inggris. Kesempatan itu hadir pada semifinal Piala Dunia 2026 ketika Argentina berhadapan dengan The Three Lions di Atlanta, Kamis (16/7) waktu setempat.
Selama kariernya bersama Tim Tango, Messi telah berhadapan dengan hampir seluruh kekuatan besar sepak bola dunia, termasuk Brasil, Uruguay, Jerman, Italia, Spanyol, hingga Prancis. Namun, satu nama yang selalu absen dari daftar tersebut adalah Inggris.
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) bahkan menyebut laga semifinal nanti sebagai "pertandingan yang memang telah ditakdirkan untuk Messi."
Ironisnya, kesempatan terdekat Messi menghadapi Inggris justru terjadi hampir 21 tahun lalu. Pada laga persahabatan di Jenewa, November 2005, Argentina kalah 2-3 setelah Wayne Rooney dan Michael Owen yang mencetak dua gol, membalikkan keadaan usai Hernan Crespo dan Walter Samuel lebih dulu membawa Argentina unggul.
Namun, Messi tidak ikut tampil karena masih menjalani hukuman setelah menerima kartu merah pada laga debut internasionalnya melawan Hungaria beberapa bulan sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menjelang laga yang dinanti tersebut, Messi mengaku antusias menghadapi salah satu raksasa sepak bola Eropa.
"Ini akan menjadi pertandingan yang spesial karena mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan menghadapi tim seperti itu dalam pertandingan sebesar ini," ujar Messi usai membawa Argentina menang 3-1 atas Swiss setelah perpanjangan waktu pada babak perempat final.
Meski demikian, kapten Argentina itu menegaskan fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi fisik setelah melewati serangkaian laga yang menguras tenaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami harus beristirahat karena seluruh tim sudah mengalami kelelahan akibat pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kami ingin tiba dalam kondisi terbaik agar bisa terus melakukan apa yang selama ini kami tunjukkan, yaitu terus bersaing," ujarnya.
Perjalanan Argentina menuju semifinal tidak diraih dengan mudah. Tim asuhan Lionel Scaloni harus melewati tiga pertandingan fase gugur yang berlangsung penuh drama.
Pada babak 32 besar, Argentina menundukkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 melalui perpanjangan waktu. Setelah itu, La Albiceleste bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar, meski sempat tertinggal hingga memasuki 11 menit terakhir pertandingan.
Di perempat final, Argentina kembali harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Swiss 3-1 lewat babak tambahan waktu.
Dalam laga tersebut, Messi memang tidak mencetak gol, tetapi memberikan assist untuk gol pembuka yang dicetak Alexis Mac Allister. Itu menjadi pertandingan Piala Dunia pertama bagi Messi tanpa gol sejak kemenangan 2-0 atas Polandia pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Legenda Inggris sekaligus analis BBC, Micah Richards, menilai kehadiran Messi tetap menjadi ancaman terbesar bagi tim asuhan Thomas Tuchel meski usianya kini menginjak 39 tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!