Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemnaker Optimalkan MagangHub 2026, Kesenjangan Kompetensi Ditargetkan Menyusut

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemnaker Optimalkan MagangHub 2026, Kesenjangan Kompetensi Ditargetkan Menyusut Doc: ANTARA/ Aswaddy Hamid.
Ket. Ilustrasi - Seorang peserta memperlihatkan kartu pengenal Program Magang Nasional saat masa orientasi hari kedua di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Riau.

JAKARTA – Program Magang Nasional (Magang Hub) menjadi jembatan strategis untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Melalui pengalaman kerja langsung, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar tenaga kerja.

Jika dijalankan secara konsisten dan melibatkan lebih banyak dunia usaha, program ini berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penyerapan tenaga kerja, sekaligus mendukung daya saing ekonomi nasional.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengoptimalkan pemerataan bidang studi dan kompetensi, serta lokasi pelaksanaan program Magang Nasional (Magang Hub) Tahun 2026.

“Dari aspek distribusi, pada Magang Nasional Angkatan pertama masih terkonsentrasi di kota-kota besar dan pulau Jawa. Karenanya, pada Magang Nasional Angkatan II kita distribusikan lebih merata. Selain itu, bidang studi juga terkonsentrasi pada bidang-bidang tertentu, kita distribusikan untuk lebih merata,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan) Kemnaker, Anwar Sanusi, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (31/7).

Berdasarkan catatan Kemnaker, jumlah peserta Magang Nasional 2025 mencapai sekitar 102,6 ribu orang dari total pendaftar sekitar 370,5 ribu orang, dengan keterlibatan 11.772 perusahaan/instansi pemerintah sebagai tempat magang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Namun, Anwar mengakui bahwa pada pelaksanaan perdana program ini masih banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa, khususnya Jakarta.

Selain pemerataan dalam lokasi pelaksanaan dan bidang studi, Kemnaker juga berkomitmen untuk melakukan peningkatan dalam penyelenggaraan Magang Nasional tahun ini.

Program magang dinilai tidak cukup hanya berhasil dari sisi jumlah peserta, tetapi juga harus dipastikan kualitas pembelajaran, peran mentor, kepatuhan penyelenggara, pelaporan peserta, serta hasil pasca program.

Oleh karena itu, pada penyelenggaraan tahun 2026, Kemnaker memperkuat pemantauan sejak awal hingga selesai, evaluasi kualitas penyelenggara dan mentor, serta pelacakan hasil peserta setelah program berakhir.

“Mengenai sistem juga kita lakukan berbagai pembenahan, misalnya verifikasi penyelenggara magang yang lebih ketat. Alokasi untuk penyelenggara magang perusahaan dan industri kita tingkatkan rasionya dibanding penyelenggara sektor pemerintah agar pemagangan lebih berdampak kepada kebekerjaan,” kata Anwar.

“Maka, selain rasio dari perusahaan kita tingkatkan para peserta pada akhir magang kita fasilitasi dengan sertifikasi kompetensi. Selain itu, kita juga membangun komunikasi yang intensif dengan perusahaan untuk mempertimbangkan para peserta untuk direkrut sebagai karyawan,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Magang Nasional 2026 menargetkan sebanyak 150 ribu peserta, yang dibagi ke dalam tiga tahap dengan kuota masing-masing 50 ribu peserta.

Setelah pendaftaran untuk tahap pertama ditutup pada 28 Juli, proses akan dilanjutkan dengan seleksi peserta hingga 5 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

58 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.