Kemenpar : Baju Kurung adalah Budaya Melayu Lintas Negara
📅 Jumat, 31 Jul 2026, 16:35 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasJAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Deputi Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini menyampaikan terima kasih atas atensi dan masukan terhadap konten yang ditampilkan pada laman resmi promosi pariwisata Indonesia, Indonesia.travel. Perhatian publik terhadap kekayaan budaya Indonesia merupakan bentuk kepedulian bersama yang kami apresiasi.
"Perlu kami sampaikan bahwa materi foto mengenai Baju Kurung yang menjadi perhatian publik berasal dari artikel pada laman resmi RRI berjudul 'Yuk Intip Tata Cara Memakai Baju Kurung Tradisional Kepri' yang dipublikasikan pada 3 Agustus 2023. Artikel tersebut memuat informasi mengenai Baju Kurung sebagai pakaian tradisional masyarakat Kepulauan Riau beserta foto yang menjadi rujukan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/7).
Berdasarkan informasi dari sumber tersebut, pada tahun yang sama, 2023 Kementerian Pariwisata mengutip konten dimaksud sebagai bagian dari promosi wastra Nusantara asal Provinsi Kepulauan Riau melalui artikel berjudul "Baju Kurung" pada laman Indonesia.travel.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, foto yang sama juga ditemukan telah digunakan secara luas pada berbagai platform marketplace atau perdagangan elektronik di Indonesia, termasuk Lazada, Shopee, dan Tokopedia, oleh sejumlah penjual yang juga memiliki toko fisik di wilayah Jabodetabek, Indonesia. Dokumentasi penggunaan foto tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
"Tim kami turut melakukan penelusuran terhadap produk tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh penjual pada platform marketplace, produk dimaksud merupakan hasil produksi Indonesia," kata Ni Made Ayu.
Sebagai informasi, Baju Kurung, termasuk model Cekak Musang dan Teluk Belanga, merupakan pakaian tradisional masyarakat Melayu di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Busana ini tumbuh dari akar budaya Melayu yang berkembang di berbagai wilayah Asia Tenggara, sehingga memiliki sejumlah kemiripan dengan tradisi berpakaian di beberapa negara yang berbagi warisan budaya Melayu.
Dalam perkembangannya, masing-masing negara memiliki identitas, sejarah, penamaan, dan karakteristik budayanya sendiri yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masing-masing," tambah Ni Made Ayu.
Kementerian Pariwisata akan terus menyampaikan informasi mengenai kekayaan budaya Indonesia berdasarkan sumber-sumber yang kredibel serta mendukung upaya pelestarian dan promosi warisan budaya Indonesia kepada masyarakat dan dunia internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!