Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diserbu Ribuan Imigran Gelap dari Maroko, Spanyol Kirim Pasukan ke Ceuta

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diserbu Ribuan Imigran Gelap dari Maroko, Spanyol Kirim Pasukan ke Ceuta Doc: AP
Ket. Ratusan imigran ilegal dari Maroko menyeberang ke wilayah kantong Spanyol, Ceuta, Kamis, 30 Juli 2026.

MADRID - Spanyol akan mengirim pasukan ke wilayah kantongnya di Afrika Utara, Ceuta, setelah ratusan imigran menyerbu wilayah itu, beberapa di antaranya berenang melalui laut di sekitar pagar perbatasan.

Migrasi dari Maroko ke dua wilayah Afrika Utara milik Spanyol, Ceuta dan Melilla, telah lama menjadi isu politik yang sensitif antara kedua negara, karena ribuan orang menyeberangi perbatasan setiap saat.

"Angkatan Bersenjata akan memperkuat Garda Sipil dalam menjalankan kewenangannya dan kewenangan lain yang mungkin diperlukan untuk menjaga keamanan di kota Ceuta," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Spanyol, Kamis (30/7).

Pernyataan itu tidak menyebutkan berapa banyak tentara yang akan dikirim ke wilayah kecil seluas 18,5 kilometer persegi tersebut, tetapi kekuatan Garda Sipil di sana akan hampir berlipat ganda dari jumlah saat ini yaitu 80 orang.

Mereka juga akan mengirimkan tim penyelam dan kapal penjaga pantai.

Ratusan imigran memasuki Ceuta dari Maroko pada hari Kamis, bergabung dengan 1.500 orang yang telah melakukannya dalam beberapa hari terakhir -- menciptakan "darurat kemanusiaan" yang menyebabkan satu orang meninggal, menurut pihak berwenang kota.

Presiden Ceuta, Juan Vivas, sebelumnya mengatakan pusat-pusat penerimaan pengungsi sudah penuh karena jumlah orang yang masuk lebih dari 200 orang per hari. "Tidak ada lagi tempat untuk siapa pun".

Mahkamah Agung Spanyol bulan ini memutuskan bahwa para imigran yang dihentikan di laut saat mencoba mencapai Ceuta atau Melilla, tidak dapat dikembalikan begitu saja ke Maroko.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol menuduh jaringan perdagangan manusia memanfaatkan hal itu untuk "mendorong arus migran ilegal".

Ceuta, yang terletak di pantai utara Maroko, dipisahkan dari daratan Spanyol oleh Selat Gibraltar. Wilayah ini telah lama menjadi titik fokus bagi para imigran yang mencoba mencapai Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.