Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp61.900/Kg, Telur Ayam Rp29.050/Kg pada Rabu Pagi

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 07:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp61.900/Kg, Telur Ayam Rp29.050/Kg pada Rabu Pagi Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Bawang merah, cabai merah keriting dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Minggu, Jakarta.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp61.900 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp29.050 per kg pada Rabu (08/7) pagi.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, pukul 06.00 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp46.550 per kg, bawang putih Rp43.950 per kg.

Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.700 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.350 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.150 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.650 per kg, dan beras kualitas super II Rp17.150 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp49.750 per kg, cabai merah keriting Rp50.300 per kg, dan cabai rawit hijau Rp49.950 per kg.

Kemudian, daging ayam ras segar Rp36.850 per kg, daging sapi kualitas I Rp150.350 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp141.150 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.300 per kg, gula pasir lokal Rp19.050 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.250 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.400 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Luar Negeri
Kepulauan Pasifik Terancam ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.