Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 11:55 WIB | Oleh:

Serangan-serangan tersebut menyebabkan Presiden Russia Vladimir Putin mengakui secara terbuka bahwa negaranya menghadapi kekurangan bahan bakar.

Pada hari Rabu, Zelensky mempersingkat kunjungannya ke Dublin setelah mengatakan bahwa intelijen baru telah muncul yang menunjukkan Moskow berencana menyerang Ukraina.

"Saya mendesak masyarakat untuk lebih berhati-hati, untuk melindungi diri sendiri, anak-anak, dan tentu saja, keluarga mereka," katanya.

Dia mengatakan Presiden Russia Vladimir Putin "telah mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina ini sejak beberapa waktu lalu".

Poland juga telah mengaktifkan jet tempur untuk melindungi wilayah udaranya, dan menyebutnya sebagai tindakan "pencegahan". Tidak ada laporan serangan di wilayah Polandia.

"Tindakan-tindakan ini bersifat preventif dan bertujuan untuk mengamankan dan melindungi wilayah udara, terutama di daerah-daerah yang berdekatan dengan wilayah yang terancam," tulis militer Polandia di X.

Polandia adalah anggota NATO, dan Pasal 5 aliansi militer tersebut menyatakan "serangan bersenjata terhadap salah satu anggota NATO akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota NATO".

Pasukan Russia baru-baru ini maju ke kota Kostyantynivka, salah satu benteng pertahanan utama terakhir Ukraina di timur. Jika Moskow berhasil mengamankan kota tersebut, maka kota itu akan menyediakan gerbang menuju seluruh wilayah Donbas.

Sementara itu, para komandan Ukraina mengatakan mereka telah merebut kembali lebih banyak wilayah tahun ini daripada yang mereka hilangkan, sehingga mengganggu jalur pasokan penting Moskow antara perbatasan Russia dan Krimea yang diduduki.

Perang sempat terhenti selama berbulan-bulan karena pasukan dari masing-masing pihak sebagian besar telah bercokol di posisi mereka.

Russia menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina, yang sebagian besar direbut dalam beberapa bulan pertama invasi skala penuhnya pada Februari 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.