Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CKG Kota Tangerang Deteksi Lima Masalah Kesehatan

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 13:23 WIB | Oleh:
CKG Kota Tangerang Deteksi Lima Masalah Kesehatan Doc: Diskominfo Kota Tangerang/ZIDAN FEBRIANSYAH

TANGERANG - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang tidak berhenti pada pemeriksaan dan pemberian hasil skrining. Masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan juga mendapatkan tata laksana sesuai kondisi, sehingga dapat segera memperoleh penanganan dan diarahkan untuk menjalani kontrol lanjutan.

Hingga Agustus 2026, capaian CKG di Kota Tangerang telah mencapai sekitar 926.384 warga atau 49,45 persen. Dari pelaksanaan dan tindak lanjut pemeriksaan, terdapat sejumlah masalah kesehatan yang menjadi perhatian, meliputi hipertensi, diabetes melitus (DM), dislipidemia, obesitas dan masalah gigi.

“Berdasarkan data tata laksana CKG sampai dengan Agustus 2026, hipertensi tercatat sebesar 14,09 persen, kemudian diabetes melitus 9,53 persen, dislipidemia 5,58 persen, obesitas 4,97 persen, dan masalah gigi 2,19 persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Kamis (3/9).

Ia menjelaskan, temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. CKG menjadi salah satu upaya untuk menemukan kondisi kesehatan masyarakat lebih awal agar dapat segera mendapatkan penanganan yang sesuai.

"Yang terdiagnosis hipertensi dan DM serta sudah dilakukan tata laksana inisial obat CKG selama 15 hari, kemudian dilanjutkan kontrol ke puskesmas untuk dilakukan pengendalian agar tidak terjadi komplikasi," jelas dr Dini.

Ia pun memastikan masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan tidak hanya menerima hasil pemeriksaan. Tim medis dapat memberikan tata laksana awal saat CKG berlangsung, sementara peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan diarahkan ke fasilitas kesehatan sesuai kebutuhannya.

Layanan pemeriksaan CKG dan tata laksana awal diberikan tanpa biaya. Setelah mendapatkan penanganan awal, masyarakat dapat melanjutkan pengobatan dan pemeriksaan di fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS. Data hasil CKG juga dimanfaatkan untuk melihat permasalahan kesehatan di masing-masing wilayah dan menjadi dasar puskesmas dalam melakukan tindak lanjut melalui Germas dan PHBS.

”Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat memanfaatkan CKG dan tidak menunggu hingga muncul keluhan kesehatan. Pemeriksaan sejak dini membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh, mengendalikan faktor risiko, serta mendapatkan penanganan lebih cepat apabila ditemukan masalah kesehatan,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Ekonomi
Kendaraan Listrik Harus Men...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.