Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 12:52 WIB | Oleh:
Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia Doc: ist
Ket. kunjungan wisman

JAKARTA – Masyarakat Taiwan termasuk senang travelling. Untuk itu, Kementerian Pariwisata berupaya mempromosikan keindahan wisata Indonesia ke Taiwan melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission di Taipei 2 September 2026.

“Selain memperkuat promosi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan dan reputasi terhadap Wonderful Indonesia, memperkuat citra positif dan daya saing dengan destinasi kompetitor, serta menghasilkan kesepakatan dan nilai transaksi penjualan maupun potensi kerja sama berkelanjutan antara para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Taiwan," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Made mengatakan sales mission tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas jejaring bisnis pariwisata Indonesia di Taiwan melalui pertemuan business to business (B2B) antara pelaku industri kedua negara, sekaligus memperkenalkan program unggulan Kementerian Pariwisata.

Program itu merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA), dan STARLUX Airlines.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Pariwisata dan KDEI Taipei mempromosikan sejumlah destinasi seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, Pasuruan di Jawa Timur, Surabaya, dan Labuan Bajo. Berbagai produk wisata minat khusus yang sesuai dengan karakteristik pasar Taiwan juga turut diperkenalkan.

Sebanyak 21 pelaku industri pariwisata Indonesia yang terdiri atas agen perjalanan dan tur operator, Destination Management Company (DMC), dan penyedia akomodasi hadir menawarkan produk serta paket wisata Indonesia kepada lebih dari 49 pembeli potensial dari Taiwan.

Made melanjutkan Taiwan merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia pada Januari–Juni 2026 mencapai 108.989 kunjungan dan menempatkan Taiwan pada urutan ke-13 negara penyumbang wisatawan ke Indonesia.

Potensi pasar tersebut masih terbuka lebar seiring tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri. Pada Januari–Juni 2026, Taiwan mencatat lebih dari 12,6 juta outbound travellers atau tumbuh 16,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hampir seluruh perjalanan tersebut dilakukan ke kawasan Asia.

Namun, wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Indonesia masih kurang dari 1 persen dari total perjalanan outbound Taiwan ke Asia. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama Jepang menerima sekitar 4,6 juta wisatawan Taiwan, Mainland China sekitar 2,1 juta, Korea Selatan 1,4 juta, Vietnam 706 ribu, dan Thailand 645.687 wisatawan.

Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasar wisatawan Taiwan, terutama dengan memperluas pilihan destinasi dan produk wisata yang sesuai dengan karakteristik perjalanan wisatawan dari negara tersebut.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo mengatakan Taiwan merupakan pasar yang potensial bagi pariwisata Indonesia. Tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri serta semakin baiknya konektivitas udara memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperbesar pangsa pasar pariwisata di Taiwan.

Menurut Arif, kolaborasi antara Kemenpar, KDEI Taipei, maskapai penerbangan, asosiasi, agen perjalanan dan tur operator, hotel serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dikonversi menjadi peningkatan nyata kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.