Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascarelokasi, Ratusan Satpol PP Dikerahkan Jaga Jalan Raya Bogor dari PKL

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Pascarelokasi, Ratusan Satpol PP Dikerahkan Jaga Jalan Raya Bogor dari PKL Doc: antara foto
Ket. Tempat relokasi, termasuk di Lokbin (Lokasi Binaan) Kramat Jati, Jaktim.

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan sebanyak 250 personel untuk menjaga Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, dari pedagang kaki lima (PKL).

"Sebanyak 250 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakarta Timur dikerahkan untuk berjaga di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (3/9).

Personel tersebut bersiaga setiap hari selama sekitar satu bulan ke depan sebagai langkah antisipatif agar PKL tidak kembali berjualan di bahu jalan maupun trotoar.

"Para pedagang sudah diberikan tempat relokasi, termasuk di Lokbin (Lokasi Binaan) Kramat Jati," ujar Muhammadong.

Menurut dia, personel yang dikerahkan terbagi dalam dua shift. Pertama, pukul 16.00-23.00 WIB dan shift kedua pukul 23.00-07.00 WIB.

"Kami memastikan ketertiban di kawasan ini ke depan dapat terjaga dengan baik," ucap Muhammadong.

Selain itu, dia menjelaskan, pihaknya juga mendirikan posko pengawasan di pelataran parkir Plaza Lippo Kramat Jati yang berada tepat di sisi selatan Lokbin Kramat Jati.

"Keberadaan posko tersebut bertujuan memudahkan petugas memantau kondisi di sepanjang Jalan Raya Bogor," ujar Muhammadong.

Lebih lanjut, dia menyebutkan selama satu bulan bersiaga, jumlah personel dapat dikurangi secara bertahap apabila kondisi kawasan sudah benar-benar kondusif dan pedagang dapat mematuhi ketentuan penataan.

"Prinsipnya, kita ingin memastikan para pedagang menempati lapak-lapaknya, sesuai dengan yang telah ditentukan dan disepakati bersama," tutur Muhammadong.

Sebelumnya, sejak Selasa (1/9), seluruh pedagang sudah direlokasi ke tempat yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Total ada 614 pedagang yang direlokasi dalam penataan kawasan Kramat Jati, dengan rincian 331 pedagang direlokasi ke Pasar Kramat Jati sektor 7, 193 pedagang ikan di Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue di Lokbin Cililitan, serta 45 pedagang di pasar-pasar lain yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

Penataan itu dilakukan secara langsung oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur pada 24-31 Agustus 2026, mulai dari perbaikan trotoar, median jalan, perapihan utilitas hingga pembersihan lokbin.

Sejumlah fasilitas pendukung di lokasi binaan juga diperbaiki, antara lain saluran air dan sirkulasi udara dengan penambahan kipas angin agar lingkungan berdagang lebih nyaman dan higienis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Ekonomi
Kendaraan Listrik Harus Men...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.