Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 11:55 WIB | Oleh:
Russia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas Doc: AFP/Ukrainian Emergency Service
Ket. Petugas memadamkan api di sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan rudal di ibu kota Ukraina, Kyiv, di tengah invasi Russia di Ukraina

Pasukan Russia melancarkan serangan besar-besaran menggunakan drone dan rudal terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, semalam, menewaskan sedikitnya sembilan orang, menurut para pejabat.

BBC melaporkan, lingkungan dievakuasi saat serangan mengguncang gedung-gedung di seluruh kota, beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Russia sedang mempersiapkan serangan "besar-besaran".

Anak-anak termasuk di antara "sejumlah besar" korban, kata Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv.

"Musuh sekali lagi sengaja menargetkan daerah pemukiman dan membunuh warga sipil," katanya pada Kamis (2/7) pagi. Kementerian Pertahanan Russia mengklaim telah menargetkan fasilitas energi sebagai respons atas serangan Ukraina baru-baru ini.

Pada Kamis pagi, cahaya matahari menghadirkan gambar yang lebih jelas sebuah kawah yang tampaknya disebabkan oleh dampak ledakan.

Mobil-mobil, bangunan, dan infrastruktur yang masih berasap juga terlihat di samping puing-puing akibat bom.

Sejumlah kebakaran terjadi di seluruh kota dan kerusakan dilaporkan di sebuah stasiun ambulans di kota tersebut, yang menyebabkan setidaknya satu orang mengalami luka kritis.

Petugas pemadam kebakaran juga memadamkan api yang menghancurkan sebuah hotel di jalan utama pusat kota.

Semalaman, tembakan pelacak dari sistem pertahanan udara terlihat menerangi langit, dan ledakan dari drone, rudal jelajah, dan rudal balistik terdengar.

Duta Besar Ukraina untuk AS, Olha Stefanishyna, menulis dalam sebuah unggahan di X: "Malam mengerikan lainnya bagi warga kota, yang terpaksa menghabiskan malam di tempat penampungan."

"Kebakaran dan kerusakan infrastruktur sipil serta bangunan tempat tinggal di beberapa distrik kota."

Ini menandai serangan rudal dan drone skala besar pertama oleh Russia terhadap Ukraina dalam lebih dari dua minggu.

Menurut Kementerian Pertahanan Russia, seperti yang dikutip media Russia, pasukannya juga menyerang pangkalan militer di Ukraina tengah dan timur.

Kelompok itu mengklaim telah menargetkan infrastruktur pertahanan dan energi Ukraina sebagai tanggapan atas serangan baru-baru ini terhadap pembangkit listrik Russia dari Moskow hingga Laut Hitam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Mudah Ini, Bisa Temukan 2.0...
Megapolitan
Lagi-lagi Pada Hari Kamis P...
Daerah
Tingkatkan Riset dan Pemban...

Tramtib Wilayah, Tangerang Siaga Antisipasi Gangguan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tramtib Wilayah, Tangerang ...

Per Juli 2026, Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Per Juli 2026, Arus Petikem...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Juli Jadi Bulan Terpanas Kedua Dunia
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.