Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 12:53 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar rapat koordinasi penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (2/9).

Rakor tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Berdasarkan hasil pendataan bersama perangkat daerah terkait, terdapat sekitar 202 PKL di kawasan Taman Heulang yang terdiri dari 130 pedagang kuliner dan sisanya merupakan pedagang nonkuliner.

Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin mengatakan rakor penataan PKL Taman Heulang dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi di lapangan yang dinilai belum tertata, terutama terkait batasan lokasi berjualan, polusi suara, serta aspek kenyamanan masyarakat.

Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin menegaskan bahwa data menjadi faktor penting dalam rencana penataan PKL Taman Heulang. Selanjutnya, diperlukan validasi data serta kajian dari perangkat daerah terkait sebagai bagian dari proses penataan.

“Rapat koordinasi hari ini menentukan titik lokasi untuk dibuat sebuah zona PKL sementara beretribusi, namun dengan tidak mengganggu fasilitas dan fungsi yang lain,” kata Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin.

Usai rakor, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin bersama jajaran melakukan peninjauan terhadap sejumlah titik lokasi yang menjadi opsi penataan PKL.

Setelah penataan dilakukan, para pedagang diharapkan memiliki komitmen untuk tidak kembali dan diharapkan tidak bermunculan pedagang baru di sekitar Taman Heulang dan kawasan sekitarnya yang dapat mengganggu aksesibilitas masyarakat maupun pengunjung.

Potensi penataan parkir di kawasan Taman Heulang dan sekitarnya juga turut menjadi pembahasan dalam rakor tersebut.

“Dishub segera membuat kajian, demikian pula dengan perangkat daerah terkait lainnya,” tegas Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin.

Sementara itu Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, meminta perangkat daerah terkait segera melengkapi regulasi dan administrasi yang diperlukan dalam waktu dekat. Selain itu, validasi ulang serta pembaruan data juga harus dilakukan agar proses penataan berjalan optimal. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
AS Dorong Venezuela Segera ...
Luar Negeri
Gempuran Udara Militer Paki...
Luar Negeri
Konflik AS-Iran Berpotensi ...
Luar Negeri
Ekonomi Global Masuk Zona R...
Luar Negeri
Dunia Berpacu Mengejar Regu...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.