Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersihkan Abu Gunung Sinabung, Polda Sumut Gunakan Rantis AWC

3 Kamis, 03 Sep 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bersihkan Abu Gunung Sinabung, Polda Sumut Gunakan Rantis AWC Bersihkan Abu Gunung Sinabung, Polda Sumut Gunakan Rantis AWC Doc: ANTARA
Ket. Personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menggunakan Armoured Water Cannon (AWC) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Rabu (2/9/2026).

MEDAN – Personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menggunakan kendaraan taktis (rantis) Armoured Water Cannon (AWS) untuk membersihkan jalan dari material abu vulkanik pascaerupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol M Rendra Salipu mengadakan personel yang melaksanakan penugasan BKO (Bawah Kendali Operasi) Polres Tanah Karo bergerak melakukan penyiraman abu vulkanik di Jalan Lau Kawar, Kecamatan Simpang Empat, Karo.

"Kegiatan itu dilaksanakan guna membantu mengurangi debu dan abu yang berpotensi mengganggu aktivitas serta kenyamanan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut," ujar Rendra dalam keterangan diterima di Medan, Rabu (02/9).

Ia mengatakan penyiraman jalan menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan membantu meminimalkan dampak abu vulkanik terhadap aktivitas warga.

"Kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan wujud pengabdian dan kepedulian," katanya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan bantuan serta melakukan langkah yang dapat membantu masyarakat mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Melalui semangat kemanusiaan dan pengabdian, Brimob Polda Sumut terus bersinergi dalam penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung serta memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi sulit tersebut sendirian.

Gubernur Sumut Bobby Nasution sebelumnya menginstruksikan percepatan evakuasi warga Karo di wilayah zona bahaya menyusul kenaikan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Bobby mengatakan keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama, sekaligus meminta jajaran pemerintah daerah dan forum koordinasi pimpinan daerah memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Gubernur Sumut itu juga menekankan agar evakuasi warga Karo, khususnya yang berada di zona merah, dilakukan secara menyeluruh dan tegas untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

38 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.